Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Pemprov DKI Jakarta Godok Payung Hukum Denda Progresif Pelanggar Aturan PSBB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tengah menyusun payung hukum terkait denda progresif bagi pelanggar aturan PSBB transisi.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, pihaknya kini tengah menyusun payung hukum terkait denda progresif bagi pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa transisi ini.

"Sedang dirumuskan untuk sanksi progresif," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (12/8/2020).

Dengan adanya denda progresif ini, Ariza, sapaan akrab Riza Patria mengatakan, sanksi lebih berat menanti warga yang telah beberapa kali melanggar aturan PSBB.

"Jadi kalau restoran melanggar hari ini didenda, bulan depan melanggar lagi ya denda lagi lebih berat," ujarnya.

Adapun sanksi progresif ini bakal diterapkan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar aturan.

Tujuannya ialah untuk meningkatkan kedisiplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Pengawasan akan diperketat. Perkantoran, rumah sakit, tempat umum, semuanya (pengawasan) ditingkatkan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberi sinyal bakal memperpanjang kembali PSBB masa transisi tahap pertama.

Ini merupakan kali keempat Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PSBB masa transisi sejak pertama kali diterapkan pada 5 Juli hingga 2 Juli 2020 lalu.

Selama PSBB masa transisi itu, sejumlah kegiatan sosial ekonomi secara bertahap mulai diizinkan beroperasi kembali.

Perkantoran, pusat perbelanjaan/mall, hingga tempat rekreasi outdoor mulai bisa menggeliat kembali.

Bahkan, Pemprov DKI kembali mengizinkan kegiatan peribadahan di rumah-rumah ibadat secara berjemaah.

Masa transisi menuju kenormalan baru ini pun kembali diperpanjang Anies pada 3 Juli hingga 16 Juli 2020 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved