Breaking News:

Bulu Mata Terlalu Panjang Hingga Menusuk ke Bagian Dalam, Apa yang Harus Dilakukan?

Seperti rasa tajam, tertusuk-tusuk, bahkan berujung pada iritasi jika menguceknya terus menerus

Today.com
Ilustrasi mata 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Memiliki bulu mata yang lentik dan lebat memang terlihat indah. Namun bulu mata yang terlalu panjang terkadang bisa menyebabkan dampak kurang baik pada area mata, apalagi jika dialami oleh anak-anak.

Seperti rasa tajam, tertusuk-tusuk, bahkan berujung pada iritasi jika menguceknya terus menerus.

Jika ini terjadi pada anak, apa yang perlu dilakukan?

Konsultan Mata Anak dan Strabismus Children Eye & Squint Clinic, Jakarta Eye Center Kedoya, Florence M Manurung menjelaskan bahwa para orangtua sebaiknya menghindari memotong bulumata anak dengan menggunakan gunting di rumah.

Pasalnya, tindakan menggunting bulu mata sendiri bisa beresiko pada anak. Apalagi jika anak berada pada usia yang sedang aktif-aktifnya.

"Sesuatu yang tajam gak boleh dilakukan depan mata anak. Kalau anak gak kooperatif terus dia lompat atau teriak benda itu kena matanya, bisa berabe. Itu dianjurkan oleh dokter mata ya operasi," kata Florence dalam webinar Mata Anak, Juling betul atau Juling Palsu, Kamis (13/8/2020).

Pada beberapa kasus, ia menjabarkan bulu mata yang panjang memang membuat anak menjadi tidak nyaman.

Khususnya dalam kondisi terlalu panjang hingga menyebabkan bulu mata terdorong ke dalam sampai menusuk-nusuk area mata.

Jika ini terjadi terus-menerus, yang dikhawatirkan adalah rusaknya kornea mata hingga menyebabkan infeksi dan gangguan pengelihatan.

Florence pun menyarankan agar sebaiknya orangtua segera membawa anak ke dokter mata untuk segera dilakukan tindakan operasi.

"Jika dibiarkan, berbahayanya kalau nusuk ke bola mata itu bukan dindingnya yang bahaya, tapi bagian hitam yang disebut korneanya. Itu akan menyebabkan infeksi atau gangguan pengelihatan," kata Florence.

Lelang Sepeda Brompton Bertandatangan Jusuf Kalla, Cara PMI DKI Jakarta Hasilkan Dana Kemanusiaan

Setelah Tembak Pengusaha di Kelapa Gading, Pelaku Kabur Lompati Pagar Ruko

Sekuriti Sempat Kejar Pelaku Penembak Pengusaha di Ruko Royal Gading Square

"Itu dianjurkan oleh dokter mata ya operasi. Tapi operasinya bukan operasi bulunya. Tapi kulit kelebihan itu, dibuang sedikit supaya bulu mata kita reposisi lagi. Kita balikin lagi ke luar. Sebetulnya operasi simpel, cuma memang kalau menyangkut operasi pada anak ahrus dibius jadi kadang itu yang membuat orangtua ketakutan," tuturnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved