Jeritan Hati Ibu Hadiri Pemakaman Staf KPU Yahukimo, Histeris Panggil Korban: Jangan Tinggalkan Mama

Kematian staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo Papua, Henry Jovinski meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Tangkapan Layar Kompas.com
Karangan Bunga ungkapan belasungkawa untuk anggota KPU yang tewas di Yahukimo, terjejer di depan rumah duka, Rabu (12/8/2020)(Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kematian staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo Papua, Henry Jovinski meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. 

Henry Jovinski meninggal dunia setelah ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (11/8/2020) siang.

TONTON JUGA:

Jenazah Henry kemudian diterbangkan ke Yogyakarta pada Rabu (12/8/2020) pagi.

"Kita (KPU) sudah komunikasi dengan keluarga almarhum dan keluarganya mau Hendri dimakamkan di Yogyakarta," ujar Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay pada Rabu(12/8/2020).

Seluruh biaya pemulangan jenazah Hendri akan ditanggung oleh KPU Yahukimo.

Theodorus menyesalkan kejadian yang merenggut nyawa Hendri dan menyebut insiden tersebut sebagai aksi yang tidak berprikemanusiaan.

Jenazah Henry Jovinski saat ini telah dimakamkan di Pemakaman Umum Rewulu Wetan, Sidokarto, Godean, Sleman, Kamis (13/8/2020) pagi.

Upacara penyerahan jenazah Henry Jovinski dighelar sekira pukul 08.41 WIB, dari keluarga yang diwakili oleh Bupati Sleman Sri Purnomo kepada Ketua KPU RI Arief Budiman.

Terungkap Motif Pelaku Prostitusi Online hingga Libatkan Anak di Bawah Umur: Penuhi Gaya Hidup

Setelah itu jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans menuju peristirahatan terakhirnya.

Ketua KPU RI Arief Budiman turut berjalan kaki mengiringi mobil jenazah menuju pemakaman.

Tampak ibu almarhum, Vivin Monica, berada di dalam mobil jenazah.

Sepanjang perjalanan menuju pemakaman, Vivin Monica menangisi kepergian putranya.

Ilustrasi Penusukan
Ilustrasi Penusukan (tnp.sg)

Vivin Monica terlihat tak berhenti mengusap foto anak kesayanganya itu.

Ia terus memanggil-manggil nama putranya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved