Breaking News:

Tumpahan Minyak di Kepulauan Seribu Mulai Merusak Biota Laut

Kerusakan pada biota laut dan budidaya rumput laut serta ikan milik warga terjadi di dekat Pulau Pari

ISTIMEWA/Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu
Petugas membersihkan tumpahan minyak di perairan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Penanganan terhadap tumpahan minyak yang mencemari perairan di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, masih terus dilakukan.

Meski demikian, dampak pencemarannya mulai merusak lingkungan.

Kasudin Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kelautan (KPKP) Kepulauan Seribu Devi Lidya mengatakan, sejumlah biota laut dan budidaya rumput laut serta ikan milik warga sekitar terdampak pencemaran minyak ini.

"Benar, sudah ada dampak. Rumput laut, jaring-jaring pada keramba apung, otomatis (biota laut) juga ada yang mati," kata Devi, Selasa (16/8/2020).

Kerusakan pada biota laut dan budidaya rumput laut serta ikan milik warga terjadi di dekat Pulau Pari hingga ke wilayah perairan Pulau Tidung.

Kerugian materi pun diyakininya cukup besar nilainya bagi masyarakat.

Maka dari itu, Devi mengatakan bahwa penanganan tumpahan minyak ini bakal terus dilakukan.

"Untuk penanganannya sendiri, saat ini kita masih dirapatkan dengan Kabupaten," kata Devi.

Kasudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Djoko Riyanto Budi Hartono mengatakan, tumpahan minyak masih terdapat di perairan Pulau Tidung.

Ratusan karung berisi tumpahan minyak juga sudah berhasil dikumpulkan petugas hingga Senin kemarin.

"Untuk penanganannya juga saat ini kita sudah dibantu dari PHE OSES (salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energy Offsore Southeast Sumatera)," ucapnya.

Wali Kota Akui, Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 1.000 Lebih Kasus

Pembersihan Tumpahan Minyak Pulau Pari Diharapkan Selesai Sebelum Wisatawan Berkunjung Akhir Pekan

Sudin LH Kepulauan Seribu Kirim Sampel Tumpahan Minyak dari Pulau Pari ke Laboratorium

Adapun tumpahan minyak ini pertama kali dilihat pada Selasa (11/8/2020) lalu.

Tumpahan minyak tersebut mencemari pesisir pantai di Pulau Pari hingga ke Pulau Tidung.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved