Breaking News:

Garap dan Unggah Video 'Polisi Nunggak Pajak' 2 Youtuber di Medan Jadi Tersangka Dijerat UU ITE

Dua orang YouTuber pemilik akun 'JONIAR NEWS PEKAN' diamankan aparat Polrestabes Medan, Selasa (18/8/2020).

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno
ISTIMEWA
Youtuber Joniar Nainggolan (45) dan Benni Eduward Hasibuan (41) 

Menurutnya, pada hari Senin tanggal 11 Agustus 2020 sekitar pukul 16.00 WIB dimana saksi korban seorang polisi Johansen Ginting dihubungi oleh M Saleh Lubis yang sedang bersama sama dengan Hanafi Tanjung yang sedang melihat Youtube.

"Saleh yang sedang bersama sama dengan Hanafi mengatakan kepada korban Johannes Ginting bahwa terdapat pemilik account YouTube JONIAR NEWS PEKAN yang mengupload video YouTube. dalam Video Tersebut Terlapor mengatakan bahwa BK 1212 JG 3,7 juta *Nunggak pajak* di Jalan Putri Hijau Kelurahan Kesawan, Medan Barat," kata Martuasah saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (19/8/2020).

Martuasah menyebutkan berdasarkan video tersebut korban Johannes secara pribadi merasa keberatan karena dikatakan menunggak pajak, padahal korban rutin membayar pajak tepat waktu tidak seperti yang disampaikan terlapor dalam video tersebut.

"Korban kemudian merasa keberatan karena video tersebut telah disebar oleh terlapor tanpa seizin korban dan mengandung unsur berita bohong sehingga korban merasa dirugikan membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan guna proses selanjutnya," tutur Martuasah.

Berdasarkan laporan polisi, hasil pemeriksaan aaksi-saksi termasuk petugas pajak yang menerangkan bahwa korban membayar Pajak Tepat waktu.

"Juga Pemeriksaan Saksi Ahli Bahasa dan ITE dari Universitas Sumatera Utara penyidik melakukan gelar perkara untuk kemudian menetapkan keduanya sebagai tersangka," tuturnya.

Martuasah menyebutkan keduanya disangkakan melanggar pasal pasal 45 ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2016 dan atau Pasal 45A ayat (1) tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Subs pasal 14 ayat 1 Undang undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

"Dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," jelasnya.

Kasus Youtuber Lainnya

YouTuber sekaligus stand up comedian bernama panggung Aleh-aleh Khas Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh (19) mulai disidangkan dalam perkara penistaan agama secara teleconfrence di ruang Cakra V Pengadilan Negeri Medan, Kamis (13/8/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved