Garap dan Unggah Video 'Polisi Nunggak Pajak' 2 Youtuber di Medan Jadi Tersangka Dijerat UU ITE

Dua orang YouTuber pemilik akun 'JONIAR NEWS PEKAN' diamankan aparat Polrestabes Medan, Selasa (18/8/2020).

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno
ISTIMEWA
Youtuber Joniar Nainggolan (45) dan Benni Eduward Hasibuan (41) 

Berdasarkan laporan polisi, hasil pemeriksaan aaksi-saksi termasuk petugas pajak yang menerangkan bahwa korban membayar Pajak Tepat waktu.

"Juga Pemeriksaan Saksi Ahli Bahasa dan ITE dari Universitas Sumatera Utara penyidik melakukan gelar perkara untuk kemudian menetapkan keduanya sebagai tersangka," tuturnya.

Martuasah menyebutkan keduanya disangkakan melanggar pasal pasal 45 ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2016 dan atau Pasal 45A ayat (1) tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Subs pasal 14 ayat 1 Undang undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

"Dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," jelasnya.

Kasus Youtuber Lainnya

YouTuber sekaligus stand up comedian bernama panggung Aleh-aleh Khas Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh (19) mulai disidangkan dalam perkara penistaan agama secara teleconfrence di ruang Cakra V Pengadilan Negeri Medan, Kamis (13/8/2020).

Sidang yang beragendakan dakwaan sekaligus saksi ini menghadirkan lima orang saksi pelapor.

Salman SH (41), menjelaskan bahwa saat itu melihat sebuah postingan yang dibagikan oleh rekannya di grup WhatsAapp.

"Setelah melihat video itu, saya menelepon keempat orang ini, lalu setelah itu kami berjanji untuk jumpa setelah selesai salat dzuhur pak," ujarnya di hadapan Majelis Hakim Somadi.

Selanjutnya, setelah itu mereka menuju rumah terdakwa, Salman bersama beberapa orang ini menemui Aleh bersama dengan dua orang teman lainnya.

"Kami melihat ada tiga orang. Aleh, bersama dua temannya yang ada di video," katanya.

Selanjutnya disampaikannya ada 200 masa yang sudah menunggu Aleh, namun karena sudah ada Babinsa dan Kamtibmas, maka massa masih dapat dikondisikan.

Dikatakannya, saat itu yang masuk hanya tiga orang perwakilan, dan ditanyakan kalau Aleh membuat video tersebut karena hanya untuk lucu-lucuan saja.

"Untuk lucu-lucuan saja dikatakannya," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved