Titip Bocah 9 Tahun ke Tetangga, Ibu di Mentawai Tak Menyangka Anaknya Jadi Korban Rudapaksa

Seorang ibu di Kecamatan Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat tak pernah menyangka, pilihannya menitipkan anak ke tetangga berbuah petaka.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Rr Dewi Kartika H
KOMPAS/LAKSONO HARI W
Ilustrasi korban pencabulan 

Malang menimpa seorang remaja berusia 15 tahun berinisial RA.

Masih lekat dalam ingatan RA tatkala tiga waria mencegatnya di sebuah lorong tembus, pada pukul 23.00 WIB kala itu. 

TONTON JUGA:

Ia tak menyangka, keputusannya untuk melalui jalan pintas tersebut justru membawanya pada kejadian yang tak pernah ia inginkan.

Malam itu setelah mengantar pulang sang pacar, RA berjalan kali seorang diri.

Dikarenakan hari sudah malam dan suasana sepi, pemuda itu memilih jalan pintas untuk tembus di jalan merdeka.

Jalan pintas itu adalah lorong yang berada persis di samping SPBU, Jalan Merdeka, Kota Padang.

Akui Masih Simpan Barang Pemberian Mantan Meski Tak Dipakai, Rizky Billar: Karena Gue Menghargai

Mengingat waktu hampir tengah malam, suasan jalan kala itu begitu sepi dan gelap.

"Saya sendirian, suasana juga sepi," ujar RA.

Dicegat 3 Waria

RA tetap memberanikan diri untuk melalui jalan pintas tersebut, dengan harapan bisa segera sampai di rumah.

Saat hampir keluar lorong yang berada di Jalan Merdeka tersebut, tiba-tiba dari arah belakang korban dikejutkan oleh tangan seseorang yang langsung memiting lehernya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock via Kompas)

Tubuh korban kemudian didorong dan disandarkan pada tembok lorong tersebut.

Berdasarkan pengakuan RA, pelaku yang mencegatnya adalah 3 waria yang biasa mangkal di seputaran rumahnya kawasan pasar 26 Ilir, Palembang.

Tubuh RA saat itu tak dapat berkutik, pergerakannya dikunci.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved