Klaster Pabrik LG Cikarang Bermula dari Satu Orang Karyawan Meninggal Dunia Positif Covid-19

Pemkab Bekasi memastikan telah terjadi klaster baru penularan Covid-19 di pabrik LG Cikarang Kawasan Industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Suharno
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG BARAT - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bekasi memastikan telah terjadi klaster baru penularan Covid-19 di Pabrik LG Cikarang, Kawasan Industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pada klaster Pabrik LG Cikarang, terdapat sedikitnya 238 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari 600 lebih orang yang dilakukan tracking berupa swab test.

Juru Bucara Satgas Covid-19 Alamsyah mengatakan, awal mula kemunculan klaster pabrik LG Cikarang disebab satu orang karyawan yang meninggal duni akibat Covid-19.

Menurut Alamsyah, dia sempat dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur dan dikabarkan meninggal dunia pada, Rabu, (19/8/2020).

Keikhlasan Petugas Kebersihan Sisihkan Gaji Bantu Anak-anak Duri Pulo Dapat Kuota Internet Gratis

"Kasus awal ada pekerja meninggal karena positif Covid-19, lalu dilakukan PCR swab test massal hari Jumat (21/8)," kata Alamsyah, Selasa, (25/8/2020).

PCR (polymerase chain reaction) swab test dilakukan lantaran, pekerja yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan pegawai yang bekerja secara fleksibel.

Dia diketahui kerap berkeliling ke divisi kerja di kawasan pabrik LG Cikarang, sehingga muncul penularan secara kontak di ruang lingkup kerja.

"Almarhum termasuk staf office tapi kerjanya itu mobile (fleksibel)," terang dia.

Diduga Pakai Uang Palsu saat Belanja di Pasar Deprok Jatinegara, Seorang Wanita Diamankan Polisi

Adapun operasional pabrik LG Cikarang sejak Senin, (24/8/2020) disetop sementara hingga batas waktu standar masa inkubasi 14 hari.

"Ada 238 orang sampai semalam, itu terdiri dari karyawan semua," jelasnya.

Alamsyah menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan tracking di klaster baru penularan Covid-19 pabrik LG Cikarang.

"Sampai sekarang sudah ada 600an orang yang kita lakukan tracking berupa test swab, keseluruhan merupakan karyawan," tegas dia

Kasus penularan Covid-19 di lingkungan pabrik ini merupakan fenomena yang kerap terjadi selama ini di Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, kasus penularan Covid-19 di lingkungan pabrik sempat terjadi di perusahaan Unilever kawasan Industri Cikarang.

Hakim Positif Covid-19, Pegawai Pengadilan Negeri Jakarta Pusat WFH

Di lingkungan pabrik tersebut terdapat 36 orang yang dinyatakan positif Covid-19, 21 diantaranya merupakan buruh dan 15 diantaranya merupakan keluarga karyawan.

Kasus penularan Covid-19 di Unilever bermula daei seorang pekerja yang mengalami sakit usai melakukan perjalanan ke luar daerah.

Karyawan tersebut sempat melakukan aktivitas kerja sebelum jatuh sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

Imbas dari munculnya klaster penularan baru, Unilever terpaksa menutup operasional pabrik guna mengantisipasi penularan.

Selanjutnya, kasus temuan positif Covid-19 juga terjadi di pabrik Hitachi, di perusahaan itu terdapat satu orang dinyatakan positif.

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi langsung melakukan contact tracing atau penelusuran kontak orang-orang yang sempat melakukan interaksi.

Hingga kini, sudah ada 22 orang yang dilakukan swab test dan belum ditemukan lagi adanya penambahan kasus dari pabrik Hitachi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved