Sisi Lain Metropolitan
Keikhlasan Petugas Kebersihan Sisihkan Gaji Bantu Anak-anak Duri Pulo Dapat Kuota Internet Gratis
Di masa pandemi Covid-19, pelajar diharuskan belajar secara daring. Keterbatasan kuota internet masih menjadi masalah yang dihadapi .
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Di masa pandemi Covid-19, pelajar diharuskan belajar secara daring.
Keterbatasan kuota internet masih menjadi masalah yang dihadapi mereka saat mengerjakan tugas sampai kini.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Duri Pulo Gambir Jakarta Pusat, yang sehari-hari bergelut dengan sampah, tergugah untuk mendirikan wifi gratis bagi anak-anak di wilayahnya.
Sebelum tergerak membantu, petugas berseragam oren itu awalnya juga merasakan hal yang sama.
• Jadwal dan Spoiler Manga One Piece Chapter 989: Big Mom Hilang Ingatan, Zoro Selamatkan Sanji?
Semenjak diterapkannya belajar daring, kuota internet mereka cepat habis lantaran digunakan anak mereka.
Dalam sebulan, yang biasanya hanya sekali isi kuota, kini harus beberapa kali.
Bahkan, ponsel mereka seringkali dipinjam anaknya untuk belajar.
"Saya melihat teman-teman agak keberatan dengan ini (belajar daring). Cukup menguras kuota juga. Jangankan warga, di dalam aja (petugas PPSU) merasa seperti itu," kata Fitrah Mubarak, Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Lingkungan Hidup Duri Pulo kepada TribunJakarta.com di kantor Kelurahan, Selasa (25/8/2020).
Fitrah berbincang dengan salah satu petugas PPSU, Angga Rahmana terkait kondisi tersebut.
• Diduga Pakai Uang Palsu saat Belanja di Pasar Deprok Jatinegara, Seorang Wanita Diamankan Polisi
Angga mengusulkan memasang wifi gratis di dalam masjid. Fitrah setuju dengan usulan itu.
Pihak Kelurahan juga bekerja sama sudah saling berkoordinasi pekerja sosial dari Dinas Sosial DKI Jakarta untuk menjalani program ini bersama.
Masjid dipilih karena ukurannya lebih luas sehingga protokol kesehatan bisa diterapkan.
Misalnya, tersedia fasilitas cuci tangan dan bilik disinfektan. Anak-anak yang belajar di sana pun bisa saling menjaga jarak.
Pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari masing-masing masjid di Duri Pulo pun diundang pihak kelurahan untuk membahas konsep ini.