Breaking News:

TERUNGKAP Henry Bunuh Satu keluarga Saat Jatuh Tempo Tagihan Hingga Jerit Histeris Kerabat di TKP

Polisi mengungkap fakta baru kasus pembunuhan satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Suharno
TribunSolo.com/Agil Tri
Polisi masih mengamankan TKP di rumah yang ditemukan satu keluarga tewas mengenaskan di Dukuh Slemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020). 

Setelah itu, pelaku kembali lagi ke rumah korban untuk mengambil mobil Toyota Avanza dan menjualnya.

"Motor belum sempat dijual, tapi itu pelaku bawa dulu sebelum ambil mobil," kata Yugo, Rabu (26/8/2020).

Yugo mengatakan pihaknya akan segera melakukan rekonstruksi di Mapolres Sukoharjo.

"Kami tahu ada bukti baru setelah melakukan pemeriksaan pada 10 saksi," kata dia.

Motor Megapro Hilang

Kondisi rumah lokasi ditemukannya satu keluarga tewas di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2020).
Kondisi rumah lokasi ditemukannya satu keluarga tewas di Dusun Slemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2020). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Sebelumnya, kasus pembunuhan keluarga Suranto di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo masih menjadi misteri.

Meski pihak kepolisian sudah menangkap pelaku pembunuhan, namun masih ada kejanggalan lain yang ditemukan.

Menurut kuasa hukum keluarga Suranto, Muhammad Kurniawan, selain mobil Toyota Avanza Nopol AD 9125 XT, ada barang lain yang ternyata hilang.

"Motor jenis Honda Mega Pro milik korban juga hilang," katanya saat di Mapolres Sukoharjo kepada TribunSolo.com, Senin (24/8/2020).

Namun dari keterangan pelaku yang ditangkap, Henry Taryatmo (41) warga Desa Waru, Kecamatan Baki, dia tidak merasa mengambil motor itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved