Hari Ini, Perwakilan Pedagang KBT Bertemu Pemkot Jakarta Timur

Pemkot Jakarta Timur gelar pertemuan dengan perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) Kanal Banjir Timur (KBT) pada Kamis (27/8/2020).

Dokumentasi Satpol PP Jakarta Timur
Personel Satpol PP Jakarta Timur saat melakukan pengawasan larangan PKL berdagang di KBT, Duren Sawit, Sabtu (11/7/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pemkot Jakarta Timur gelar pertemuan dengan perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) Kanal Banjir Timur (KBT) pada Kamis (27/8/2020).

Setelah meminta ruang dialog dengan pihak Pemkot Jakarta Timur, akhirnya permohonan PKL yang biasa berdagang di KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur pun terwujud.

Pantauan TribunJakarta.com, sedari pukul 09.00 WIB pertemuan berlangsung tertutup di Ruang Pola Gedung A Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Kendati begitu pertemuan tersebut dihadiri oleh belasan PKL KBT, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto hingga anggota Komisi A DPRD Thopaz Nuhgraha Syamsul.

Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung dan belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.

Untuk diketahui, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sejumlah tempat kerumunan dijaga ketat oleh petugas Satpol PP.

Satu diantaranya ialah di sepanjang KBT.

Sehingga, hampir lima bulan lamanya para PKL tak bisa berdagang dan mereka meminta solusi dari pihak Pemkot Jakarta Timur.

Pemkot Jaktim Lakukan Dialog

Pemkot Jakarta Timur akan lakukan dialog dengan perwakilan pedagang Kanal Banjir Timur (KBT) pada pekan ini.

Guna menekan penyebaran Covid-19, Pemkot Jakarta Timur menutup sejumlah tempat yang menjadi pusat kerumunan.

Satu diantaranya ialah aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kawasan KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Suasana di KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2020)
Suasana di KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2020) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Penutupan ini akan terus dilakukan dan sejumlah petugas Satpol PP telah disiagakan di lokasi.

Kendati begitu, pada kenyataannya beberapa pedagang tetap kucing-kucingan dengan petugas dan memaksa menggelar lapaknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved