Breaking News:

Perjuangan Kakak Adik Membesarkan Topremit untuk Kirim Uang ke Luar Negeri, Transaksi Capai Rp 700 M

Dua kakak-beradik Hermanto dan Henry Wirawan, berhasil membesarkan Topremit sebagai startup layanan remitansi online dengan transaksi mencapai Rp700 M

Editor: Kurniawati Hasjanah
dok.Topremit
Hermanto dan Henry Wirawan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hermanto dan Henry Wirawan merupakan duo kakak-beradik dari Medan yang berhasil membesarkan startup remitansi Topremit hingga mencapai transaksi senilai Rp700 miliar dan memiliki 40.000 pengguna.

Berawal dari bisnis keluarga, pada tahun 2018, mereka memutuskan untuk mendigitalisasi usaha remitansi dan menjadi pionir layanan remitansi online di Indonesia.

Hanya dalam waktu setahun, Topremit pun meluncurkan aplikasi mobile pada bulan Oktober 2019 dan mendapatkan penghargaan dari Bank Indonesia sebagai “Penyelenggara Transfer Dana Terbaik 2019”.

Baik Hermanto dan Henry mengakui bahwa membesarkan startup digital dari daerah mempunyai tantangan-tantangan tersendiri.

“Yang paling sering kami temui adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Bukan berarti di Medan tidak ada talenta yang bagus, tentunya ada. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah SDM yang mumpuni di Jakarta tentu lebih banyak,” ungkap Hermanto, CEO Topremit kepada TribunJakarta pada Kamis (27/8/2020). 

Hal senada juga diungkapkan oleh Sebastian Trzcinski-Clément, Head of Developer Relations and Startup Ecosystem di Google.

Giring Ganesha Bakal Maju Pilpres 2024, Intip Gaya Kece Sang Istri yang Terus Setia Mendukung

Ia menyatakan bahwa salah satu masalah yang kerap dihadapi startup di Indonesia adalah kurangnya SDM handal dan siap kerja.

Ketika ada SDM yang berkualitas, mereka lebih banyak direkrut oleh perusahaan besar atau startup dengan level yang lebih tinggi. Inilah yang membuat startup daerah lebih sulit untuk bersaing.

Di fase-fase awal, Hermanto dan Henry belum memiliki budget untuk melakukan perekrutan.

Untuk itu, sebagai co-founder, mereka harus merangkap beberapa pekerjaan sekaligus. Misalnya, Hermanto harus belajar mendalami digital marketing, sementara adiknya,

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved