Dua Jari Pemuda Ini Hancur Masuk ke Mesin Penggilingan Daging

Seorang pemuda berinisial DS (20) terpaksa harus kehilangan dua jari tangan setelah terjepit masuk ke dalam mesin penggiling daging.

Damkar Kota Depok
Petugas Damkar Kota Depok mengevakuasi tangan seorang pemuda yang masuk dalam mesin penggilingan daging. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Seorang pemuda berinisial DS (20) terpaksa harus kehilangan dua jari tangan setelah terjepit masuk ke dalam mesin penggiling daging.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (29/8/2020) malam sekira pukul 21.00 WIB kemarin malam, di tempat penggilingan daging yang ada di Jalan Akses Universitas Indonesia, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Damkar Kota Depok, Denny Romulo, menjelaskan, total pihaknya menerjunkan 12 personel untuk mengevakuasi tangan korban.

Evakuasi pun berjalan cukup dramatis, dimana petugas Damkar Kota Depok tak hanya melakukan evakuasi, namun juga memberikan semangat pada korban agar kuat menghadapi kenyataan bahwa ia kehilangan dua jari tangannya.

"Kondisi korban selamat, dua jarinya hancur. Langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok," kata Denny pada TribunJakarta.com, Minggu (30/8/2020).

Akhirnya, setelah lebih dari dua jam proses evakuasi dengan berbagai cara, termasuk diantaranya memotong mesin penggiling tersebut, tangan korban pun berhasil keluar.

Uji Klinis Vaksin Merah Putih terhadap Manusia Dijadwalkan Awal Tahun 2021

Ayu Ting Ting Diminta Minta Maaf ke Nagita Slavina, Umi Kalsum Meradang: Makanya Jaga Suami Anda Ya

Denny menuturkan, hasil pemeriksaan sementara penyebab dari kejadian ini adalah tak lain diduga akibat kelalaian korban sendiri yang melupakan standar operasional prosedur (SOP) saat bekerja.

"Penyebabnya diduga karena kelalaian korban, yang bersangkutan tidak menerapkan SOP," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved