1.062 Petugas Diterjunkan dalam Sensus Penduduk Langsung di Jakarta Utara

Ribuan petugas akan diterjunkan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk secara langsung di Jakarta Utara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Salah satu petugas sensus penduduk yang mengikuti rapid test Covid-19 di Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Ribuan petugas akan diterjunkan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk secara langsung di Jakarta Utara yang digelar mulai Selasa (1/9/2020) besok.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Utara Suhartono mengatakan, pelaksanaan Sensus Penduduk secara langsung itu akan melibatkan sebanyak 1.062 petugas sensus dan 73 Koordinator Sensus Kecamatan.

"Sensus Penduduk secara langsung akan dimulai besok. Petugas akan mendatangi setiap rumah tangga dengan bekal data yang sudah disiapkan," kata Suhartono, Senin (31/8/2020).

Dalam prosesnya, petugas sensus akan mendatangi setiap rumah tangga.

Verifikasi data lalu dilakukan berbekal data yang sudah didapat dari hasil Sensus Penduduk Online (SPO) dan data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta.

BREAKING NEWS Polisi Bongkar Ladang Ganja di Karang Tengah Tangerang, Tanam di Perumahan Padat

Petugas kemudian melakukan proses wawancara untuk memastikan rumah tangga tersebut sesuai dengan data yang dipegang.

"Rumah tangga tidak ada kewajiban mengisi kuisioner, petugas hanya mewawancarainya. Petugas juga akan didampingi oleh pengurus Rukun Tetangga (RT) yang mengetahui seluk beluk warga di lingkungannya," ucap Suhartono.

Ditargetkannya, Sensus Penduduk secara langsung ini rampung selama 15 hari ke depan meski pelaksanaan dijadwalkan selama September 2020.

Sembuhkan Bisul Secara Alami? Coba 6 Obat Tradisional Ini Salah Satunya Bubuk Kunyit!

"Kami berharap pelaksanaan ini mendapat dukungan agar hasil Sensus Penduduk ini dapat menjadi data awal dalam penentuan kebijakan pemerintah ke depan," tutup Suhartono.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved