Hendak Cari Daun Ubi di Hutan, Warga di Batam Sontak Teriak Lihat Sosok Mengenaskan di Semak-semak

Kaget bukan kepalang dirasakang seorang warga Kampung Tua, Dapur 12 Sagulung, Batam. Niatnya mencari daun ubi, justru membawa ia menemukan tengkorak.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Rr Dewi Kartika H
net
Ilustrasi mayat 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kaget bukan kepalang dirasakang seorang warga Kampung Tua, Dapur 12 Sagulung, Batam.

Niatnya pergi ke hutan untuk mencari daun ubi, justru menuntunnya menemukan hal tak terduga.

TONTON JUGA:

Mulanya seorang warga hendak mencari daun di hutan yang ada di Dapur 12 Sagulung.

Saat warga tersebut berjalan melewati semak-semak, ia melihat sebuah gundukan yang mencurigakan.

Ia pun mendekati gundukan tersebut untuk memastikannya.

Namun alangkah terkejutnya warga, saat melihat gundukan tersebut dari dekat.

Rupanya gundukan itu adalah kerangka manusia.

Tak Sadar Digilir 2 Pria saat Mabuk, Wanita Ini Syok Lihat Sosok di Atas Kasur saat Bangun Tidur

Warga tersebut kemudai langsung berteriak kepada orang yang sedang berkebun di sekitar lokasi.

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga langsung berdatangan.

"Tadi ada warga yang cari daun ubi, jadi melihat mayat itu. Jadi dia teriak orang yang berkebun di sekitar lokasi langsung berdatangan," kata Joel di lokasi.

Saat ditemukan, jenzah tersebut dalam kondisi mengenaskan.

Hanya tersisa kerangka yang terbalut pakaian korban.

Ilustrasi Tengkorak Manusia.
Ilustrasi Tengkorak Manusia. (Thinkstock/Kompas.com)

Warga setempat kemudian langsung melaporkan penemuan kerangka manusia itu kepada phak kepolisian.

"Ini warga dan polisi sudah ada di lokasi," kata Joel.

Hampir Satu Bulan Menghilang

Setelah melakukan identifikasi, terungkap mayat tengkorak tersebut rupanya milik seorang nenek.

"Tengkorak mayat itu, adalah seorang nenek, yang sudah berumur kurang lebih 80 tahun, keluarganya sudah datang ke lokasi,"kata Kapolsek Sagulung Akp Yusufriady, Senin (31/8/2020).

Warga Kampung Tua Dapur 12 Sagulung menemukan kerangka manusia di hutan yang ada di Dapur 12 Sagulung.
Warga Kampung Tua Dapur 12 Sagulung menemukan kerangka manusia di hutan yang ada di Dapur 12 Sagulung. (Tangkapan Layar TribunBatam)

Ia mengatakan, informasi tersebut didapat dari menantu dan anak korban yang datang ke lokasi.

Pihak keluarga mengaku memang tengah kehilangan seorang anggota keluarga bernama Nenek Alfiah.

Hampir satu bulan Nenek Alfiah dinyatakan hilang, dan pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian namun tak kunjung ketemu.

"Jadi informasi yang kita dapatkan dari keluarga, bahwa nenek itu sudah satu bulan lalu, dinyatakan hilang, dang sudah dicari keluarga," kata Yusuf.

Fakta Baru 3 Pemuda Korban Salah Tembak di Makassar, Sempat Ikut Keroyok dan Teriak Ini ke Polisi

Sudah Pikun

Saptono, warga Sagulung mengatakan, nenek tersebut diketahui sudah mengalami lupa ingatan.

Namun kondisi fisik nenek tersebut masih kuat.

"Nenek itu juga punya kebun, di daerah Kaveling Seroja, perbatasan ke Kaveling Melati," kata Saptono.

Dia juga mengatakan, cerita dari keluarga nenek tersebut masih kuat dan masih ke kebun.

TONTON JUGA:

"Jadi sekitar 20 hari lalu, keluarga mencari keberadaan nenek tersebut karena tidak pulang-pulang," kata Saptono.

Dia juga mengatakan, awalnya berita kehilangan tersebut sempat viral di group RT/RW di wilayah Sagulung.

"Keluarganya sudah mencarinya kemana-kemana. Tapi tidak ketemu. Ini lah ketemu sudah seperti ini," kata Saptono.

Dia juga mengatakan saat pergi dari rumah, nenek tersebut membawa ember dan cangkul.

"Ceritanya mau mencari tanah, tapi tidak pulang-pulang," kata Saptono.

Tewas Bunuh Diri Sebelum Ditahan, Terungkap Eks Kepala BPN Denpasar Sempat Minta Ini ke Pengacara

Diduga Lupa Jalan Pulang

Kapolsek Sagulung Akp Yusufriady, menduga hilangnya Nenek Alfiah lantaran korban lupa jalan pulang.

Sebab diinformasikan, bahwa di usia senjanya korban sudah mulai pikun.

"Jadi dugaan sementara orangtua ini, datang ke kebun lupa pulang,"kata Yusuf.

Dia juga mengatakan informasi dari pihak keluarga bahwa nenek tersebut sudah mulai pikun karena sudah tua.

"Di sekitar jenazah kita juga menemukan cangkul, yang sering dibawa nenek tersebut," kata Yusuf.

(TribunJakarta/TribunBatam)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved