Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Setiap Sore Pada Hari Senin dan Jumat, PNS Kota Tangerang Turun Sosialisasi Protokol Kesehatan

perasi aman bersama dan wawaran secara rutin dilakukan oleh pegawai di lingkup Pemkot Tangerang sebanyak dua kali dalam sepekan.

ISTIMEWA
Pegawai Negeri Sipil Kota Tangerang yang turun ke lapangan dua kali dalam sepekan untuk mensosialisasikan kembali protokol kesehatan di kawasan Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BATUCEPER - Pemprov DKI Jakarta resmi melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Kota Tangerang pun kembali mengencangkan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Bappeda Tangerang, Yeti Rohaeti mengatakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tangerang tak segan-segan turun ke lapangan untuk kembali mensosialisasikan protokol kesehatan.

"Iya kami sudah dari awal kasus Covid-19 muncul lakukan sosialisasi ke masyarakat soal penerapan protokol kesehatan baik itu melalui operasi aman bersama atau wawaran mengenai 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak)," ujar Yeti Rohaeti saat ditemui di wilayah Batuceper, Selasa (15/9/2020).

Pegawai Negeri Sipil Kota Tangerang yang turun ke lapangan dua kali dalam sepekan untuk mensosialisasikan kembali protokol kesehatan di kawasan Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Selasa (15/9/2020).
Pegawai Negeri Sipil Kota Tangerang yang turun ke lapangan dua kali dalam sepekan untuk mensosialisasikan kembali protokol kesehatan di kawasan Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Selasa (15/9/2020). (ISTIMEWA)

Yeti menambahkan operasi aman bersama dan wawaran secara rutin dilakukan oleh pegawai di lingkup Pemkot Tangerang sebanyak dua kali dalam sepekan.

"Biasanya kita lakukan setiap sore di hari Senin dan Jumat," ucapnya.

Untuk titik lokasi operasi aman bersama, lanjut Yeti biasanya dilaksanakan di tempat publik.

Seperti jalan dan pasar atau tempat lain yang biasa dijadikan tempat berkumpul warga seperti rumah makan, pertokoan atau pasar.

"Kita ingatkan mereka untuk menerapkan 3 M. Kita keliling mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan," jelas Yeti

"Kita juga ingatkan para pemilik usaha untuk menyediakan tempat cuci tangan, dan mengatur antrian," tambahnya lagi.

Ditanya soal risiko para pegawai tertular Covid,-19 Yeti menyatakan bahwa para pegawai selama melaksanakan operasi aman bersama atau wawaran diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Iya mereka diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak. Kalau rasa khawatir pasti ada, namun ini kan kewajiban kita untuk terus membangun kesadaran masyarakat agar mau menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved