Persija Jakarta

Cara Pilar Persija Dekatkan Anak dengan Sepak Bola, Ingin Buah Hati Jadi Striker Mematikan

Pemain asal Palu, Sulawesi Tengah ini ingin sang anak, Habib Ibrahim Sute mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
Instagram/@sandi.sute21
Sandi Sute 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sudah menjadi lazim dalam dunia sepak bola bila ayah dan anak sama-sama berprofesi menjadi atlet.

Kebintangan dan ketenaran sang ayah saat menjadi pesepakbola tentu menjadi salah satu faktor anak berminat mengikuti jejak sang orang tua.

Di luar negeri terdapat Peter Schmeichel dan Kasper Schmeichel, Patrick Kluivert dan Justin Kluivert hingga Cesare Maldini dan Paolo Maldini. Nama-nama yang belum disebutkan tentu masih cukup banyak.

Sementara di Indonesia juga tidak kalah. Di Persija terdapat sosok Adixi Lenzivio yang mengikuti jejak ayahnya yakni Adityo Darmadi untuk menjadi penggawa Macan Kemayoran.

Tren darah pesepakbola ini pun ingin diteruskan gelandang Persija, Sandi Sute.

Pemain asal Palu, Sulawesi Tengah ini ingin sang anak, Habib Ibrahim Sute mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola.

Namun, Sute tidak ingin Habib Ibrahim berposisi gelandang sama seperti dirinya. Sute sudah mempersiapkan putranya bermain di posisi lain.

“Tentunya sangat mendukung bila anak saya ingin menjadi pesepak bola. Saya tidak ingin Habib menjadi gelandang, saya ingin ia menjadi penyerang mematikan. Di sepak bola posisi penyerang lebih mudah terkenal,” ujar Sute saat dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Kedekatan Sandi Sute dengan anaknya memang sangat dekat. Ia kerap mengajak keluarganya untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Sosok inspirasi Sandi Sute

Ponaryo Astaman dan Bima Sakti menjadi dua sosok yang menginspirasi gelandang Persija Jakarta, Sandi Darma Sute.

Sandi Sute berhasil menjadi salah satu andalan di lini tengah Persija Jakarta sejak kedatangannya pada tahun 2017.

Kala itu, Sandi didatangkan Persija Jakarta dari Borneo FC.

Musim 2018 menjadi puncak penampilan apik Sandi.

Pasalnya kelugasannya dalam bermain sebagai gelandang bertahan berhasil mengantarkan Persija Jakarta menjadi Juara Liga 1 2018.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved