Antisipasi Virus Corona di DKI

Pedagang Masker Scuba dan Buff di Pademangan Mengalami Penurunan Penjualan

Manurung (37), salah satu pedagang, menuturkan bahwa penjualan masker scuba dan buff menurun selama beberapa hari terakhir

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pedagang masker di Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (17/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Imbauan untuk tidak menggunakan masker jenis scuba maupun penutup wajah jenis buff belakangan ini ramai diperbincangkan.

Kedua jenis penutup wajah tersebut dinilai tidak efektif dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Nyatanya, adanya imbauan tersebut berdampak kepada penjualan masker scuba dan buff di lapak para pedagang masker.

Salah satunya yang berada di Jalan Budi Mulia, Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Pedagang masker di jalan tersebut mengaku mengalami penurunan penjualan terutama untuk kedua jenis barang yang ramai diperbincangkan itu.

Manurung (37), salah satu pedagang, menuturkan bahwa penjualan masker scuba dan buff menurun selama beberapa hari terakhir.

"Masker scuba sekarang turun. Buff juga apalagi," kata Manurung saat ditemui TribunJakarta.com di lokasi, Kamis (17/9/2020).

Manurung menilai, penurunan penjualan pada dua jenis penutup wajah tersebut disinyalir berkesinambungan dengan imbauan yang belakangan beredar.

Setelah adanya imbauan terkait tidak efektifnya makser scuba dan buff dalam pencegahan Covid-19, Manurung merasakan penurunan penjualan.

"Iya semenjak ada imbauan itulah. Jadi jarang ada yang beli masker scuba sama buff beberapa hari ini," kata Manurung.

"Padahal biasanya setiap hari itu ramai pembeli ya, ini kan banyak modelnya juga," imbuh dia.

Seorang Komisioner dan Staf KPU Tangsel Positif Covid-19

Jenazah Briptu Andry Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 Terbentuk, Menpora dan Ketum PSSI Dapat Tugas Khusus

Masker scuba bergambar, sempat banyak diminati karena bahannya yang halus dan nyaman.
Masker scuba bergambar, sempat banyak diminati karena bahannya yang halus dan nyaman. (TribunJakarta/Pebby Ade Liana)

Masker scuba dan buff tidak efektif cegah Covid-19?

Untuk diketahui, sebelumnya PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah melarang penumpang untuk menggunakan masker scuba dan buff ketika naik KRL.

Alasannya, karena masker scuba tidak efektif dalam menahan droplet yang keluar dari mulut, benarkah demikian?

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved