Tawuran yang Tewaskan Pelajar di Pulogadung Berawal dari Lemparan Petasan

Polsek Pulogadung meringkus dua pelaku tawuran yang menewaskan seorang pelajar berinisial FM (17) di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Jajaran Polsek Pulogadung meringkus dua pelaku tawuran yang menewaskan seorang pelajar berinisial FM (17) di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap dua pelaku tawuran yang terjadi pada Jumat (18/9/2020) sekira pukul 03.30 WIB itu berawal dari lemparan petasan.

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Steven Tamuntuan mengatakan awalnya kelompok pelaku yang membacok FM datang menggunakan sepeda motor.

"Kurang lebih ada 15 pengendara sepeda motor melempari petasan ke rumah warga. Karena lemparan petasan itu sejumlah warga keluar rumah," kata Steven saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2020).

Kelompok remaja yang membacok korban melempari petasan ke arah FM dan teman-temannya dengan tujuan memprovokasi sehingga tawuran terjadi.

Para pelaku yang saat kejadian sudah mempersiapkan sejumlah senjata tajam mengejar FM dan teman-temannya hingga ke permukiman warga.

"Saksi-saksi di lokasi kejadian melihat korban sudah dalam keadaan terluka memegang dadanya. Korban terkena luka bacok di dada kanan dan luka di empat jari kanan," ujarnya.

Steven menuturkan warga setempat sudah berupaya membawa korban ke RS Omni Pulomas  yang berada dekat lokasi guna mendapat pertolongan medis.

Nahas luka bacok di bagian dada membuat korban kehilangan banyak darah, FM yang masih tercatat warga Kecamatan Pulogadung lebih dulu ambruk.

"Korban tewas meninggal dalam perjalanan ke RS. Kita sudah terima laporan dari pihak keluarga korban, kasusnya masih dalam penanganan lebih lanjut," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved