Biayai Perawatan Kesehatan, Lansia Ramai Cairkan Dana di KSP Indosurya
ia berharap proses pengembalian dana berjalan terus lancar koperasi bisa berjalan kembali normal ke depan.
"Seyogyanya memang harus seperti itu, Koperasi adalah milik anggota, jadi nggak boleh merugikan anggota. Koperasi harus bertanggung jawab, ada proses tabayun, saling komunikasi, adalah solusi yang terbaik," kata Rully.
Ia mengatakan hal berbeda jika ada moral hazard atau ada kejahatan di dalamnya, maka para anggota bisa menempuh proses hukum.
Namun, jika ada keputusan yang terkait pandemi, misalnya, anggota dan pengurus bisa berembug dan saling memahami.
"Tapi misalnya kalau ada persoalan yang sifatnya salah mengambil keputusan dari pengurus, atau faktor eksternal seperti pandemi Covid-19, saya kira anggota juga harus memahami kondisi yang dihadapi koperasi, bisa diselesaikan dengan mekanisme-mekanisme yang ada," ujar Rully.
Ia mengatakan ke depannya masyarakat Indonesia diharapkan tidak akan jera atau kapok dengan koperasi.
Sebab, lanjut Rully, koperasi adalah bagian dari upaya memecahkan masalah sendiri oleh masyarakat.
Dia menegaskan, koperasi adalah instrumen memperbaiki kehidupan, jadi masyarakat tidak akan kapok kalau memang masyarakat hidup bersama mendapatkan nilai tambah yang lebih bagus,
"Kalau bicara risiko-risiko, seluruh usaha pasti ada resiko, tapi kalau masalah bisa diselesaikan bersama, ya memang sudah semestinya seperti itu koperasi," ujar Rully.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Butuh untuk Berobat dan Biaya Hidup, Anggota Lansia Mulai Cairkan Dana di KSP Indosurya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/lansia-anggota-ksp.jpg)