Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Langgar Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Tangerang Bisa Didenda Sampai Rp 5 Juta

Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menetapkan sanksi denda untuk para pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menetapkan sanksi denda untuk para pelanggar protokol kesehatan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang secara resmi menetapkan sanksi denda untuk para pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Sanksi denda tersebut termaktub dalam dua Peraturan Wali (Perwal) Kota Tangerang Nomor 70 dan 78 tahun 2020.

Dalam Perwal No 70 tahun 2020 dituliskan tentang jumlah denda yang harus dibayar apa bila masyarakat ada yang kedapatan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam Pasal 4 ayat 1 tertulis setiap orang yang tidak menggunakan masker atau tidak menjaga jarak di tempat umum dikenakan sanksi denda administrasi Rp 50 ribu.

Masyarakat bisa juga memilih, kerja sanksi sosial atau penyitaan kartu identitas sementara.

Kemudian pada Pasal 6 ayat 2 tertulis sanksi untuk perkantoran atau pusat perbelanjaan, tempat rekreasi dan hiburan yang melanggar aturan protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi Rp 5 juta atau penyegelan tempat.

Tidak hanya kantor atau pusat hiburan yang akan disanksi denda Rp 5 juta apabila kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Dalam Perwal No 70 tahun 2020 tersebut tertulis besaran denda Rp 5 juta juga dikenakan untuk pengelola penginapan, hotel, konstruksi, dan penyelenggara acara yang bersifat kerumunan.

Sedangkan untuk penyelenggara tempat makan, tempat fasilitas umum dikenakan denda Rp 300 ribu apabila tidak menjalankan protokol kesehatan.

Untuk mekanisme pembayaran sanksi tertuang dalam Perwal No 78 Pasal 16 ayat 1 yakni pembayaran sanksi wajib disetorkan ke kas daerah oleh pelanggar protokol kesehatan dengan menggunakan bukti setor yang disiapkan.

"Tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid19 di Kota Tangerang," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (18/9/2020).

Lebih lanjut, ia menerangkan dalam Perwal yang telah dibuat tersebut dijelaskan mengenai sanksi yang diberikan bagi masyarakat.

Maupun pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Masyarakat yang tidak memakai masker, tempat kerja, pusat perbelanjaan, rumah makan maupun perhotelan jika melanggar akan ditindak. Sanksinya berupa kerja sosial, penutupan sementara atau membayar denda," ungkap Arief.

Pemerintah Kota Tangerang Tutup 32 GOR dan 9 Stadion Menyusul Peningkatan Kasus Covid-19

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Berlakukan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ia mengimbuhkan, selama pemberlakuan PSBB maupun PSBL-RW yang ditetapkan Pemkot Tangerang, masyarakat diharapkan tidak menggelar acara-acara yang dapat berpotensi menimbulkan kerumunan masa.

"Misalnya pesta di rumah, kalau kedapatan akan dibubarkan langsung saat itu juga," tutup Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved