Breaking News:

Panti Pijat Plus Digerebek

Panti Pijat Plus-plus Digerebek, 9 Terapis Pelayan Pria Hidung Belang Jalani Rapid Test Covid-19

Ali menjelaskan, sembilan orang terapis itu sudah menjalani segelintir protokol kesehatan setelah mereka diamankan.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Para terapis yang diamankan polisi dari panti pijat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sembilan orang wanita yang bekerja sebagai terapis diamankan saat polisi menggerebek panti pijat plus-plus di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (21/9/2020) lalu.

Setelah diamankan, sembilan orang terapis pijat itu akan dibawa ke panti milik Dinas Sosial DKI Jakarta.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menuturkan, mereka saat ini sudah diproses pihak Sudin Sosial Jakarta Utara untuk selanjutnya dibawa ke panti khusus perempuan.

"Terkait khusus untuk terapis sebanyak sembilan orang ini sudah kita lakukan proses melalui Sudin Sosial Jakut," kata

Lebih lanjut Ali menjelaskan, sembilan orang terapis itu sudah menjalani segelintir protokol kesehatan setelah mereka diamankan.

Mereka diwajibkan ikut rapid test Covid-19 sebelum nantinya menjalani pembinaan di panti khusus perempuan.

"Sudah dilakukan rapid test karena akan kita langsung bawa ke panti di Kedoya khusus untuk perempuan. Kemungkinan akan menjalani pembinaan selama 6 bulan sampai 1 tahun," jelas Ali.

Diberitakan sebelumnya, panti pijat plus-plus di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, digerebek aparat Polres Metro Jakarta Utara, Senin siang kemarin.

Selain sembilan orang terapis, polisi juga mengamankan 12 orang lainnya yang terdiri dari sembilan orang karyawan dan tiga orang pengelola panti pijat plus-plus tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved