Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Antrean Pengujian Spesimen Swab Test Membludak, Pemkot Bekasi Tambah Kapasitas PCR

Satu hari kapasitas PCR di Labkesda yang dikelola Dinas Kesehatan (Dinkes) hanya mampu menguji 260 sampel spesimen

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meninjau kesiapan fasilitas isolasi pasien Covid-19 di The Green Hotel Bekasi, Rabu (23/9/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Antrean pengujian spesimen swab test di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Bekasi membeludak, Pemerintah Kota Bekasi tambah kapasitas alat  Polymerase Chain Reaction (PCR).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, dalam satu hari kapasitas PCR di Labkesda yang dikelola Dinas Kesehatan (Dinkes) hanya mampu menguji 260 sampel spesimen.

"Kapasitas kita di Dinkes cuma 260-an, sementara sampel yang masuk ada 500an per hari, jadi haru nunggu tiga hari baru keluar hasilnya," kata Rahmat, Kamis, (24/9/2020).

Selain di Labkesda, Pemkot Bekasi memiliki alat PCR di RSUD Chasbullah Andulmadjid Kota Bekasi.

Di sana, alat PCR yang dikelola RSUD memiliki kapasitas 900 spesimen sekali uji dalam sehari.

Namun, itu semua belum cukup untuk mampu mempercepat waktu tunggu pengujian spesimen swab test sehingga perlu adanya penambahan kapasitas.

Demi mempercepat hasil pengujian spesimen swab test, Pemkot Bekasi dalam waktu dekat akan menambah kapasitas alat PCR yang dimiliki.

Penambahan kapasitas alat PCR ini akan dioperasikan di tiga RSUD Tipe D yang ada di Jatisampurna, Bantargebang dan Pondok Gede.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah siap alatnya, kalau sudah ada alat PCR di RSUD tipe D akan mengurangi beban di Labkesda kita," ujar Rahmat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved