Pilkada Kota Tangsel
Makna Nomor Urut Bagi Paslon Pilkada Tangsel, Hattrick Kemenangan Hingga Doa yang Makbul
Rapat pleno terbuka yang diadakan KPU Tangerang Selatan (Tangsel), memutuskan nomor urut pasangan calon (paslon) yang akan berlaga pada Pilkada
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
"Kemudan yang kedua, filosofinya adalah, kita sebagai orang Islam ngambil wudlu tiga kali, kalau zikir 33 kali, jadi angka 3 ini cukup bermakna buat kami. InsyaAllah masyarakat akan memahami, nomor 3 bagi kami berdua," ujarnya.
Selain itu, fakta lain dari nomor 3 bagi pasangan Benyamin-Pilar adalah, Benyamin selalu mendapat nomor paling akhir alias bontot selama tiga kali mengikuti Pilkada Tangsel.
Pada Pilkada pertamanya tahun 2010, Benyamin yang juga berpasangan dengan Airin saat itu mendapat nomor 4 dari empat pasangan calon.
Pada Pilkada Tangsel 2015, Benyamin dan Airin juga mendapat nomor akhir, yakni nomor 3 dari tiga pasangan calon.
Kali ini, ketika Benyamin maju sebagai calon wali kota, juga mendapat nomor 3 dari tiga pasangan calon.
Benyamin pun berharap dari tiga pola nomor urut yang sama itu, ia bisa kembali memenangkan Pilkada Tangsel ketiganya, alias hattrick.
"Alhamdulillah, nomor keberuntungan kami, nomor berapa saja baik, tapi Alhamdulillah selalu baik sudah. Mudah-mudahan hasilnya juga baik lah. Yakin tiga kali menang. Target suara sebanyak-banyaknya," harapnya.
Seperti diketahui, pasangan Benyamin-Pilar maju Pilkada Tangsel diusung oleh Partai Golkar, dan didukung partai non-parlemen, PPP, PBB dan Gelora.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rahayu-saraswati-djojohadikusumo-sendiri.jpg)