"Bunuh Saja Saya. Biar Aku Gak Minta Nafkah Lagi Sama Kau"
Pembunuhan sadis yang dialami Fitri Yanti menyisakan duka mendalam bagi putrinya, Rani (23).
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM - Sesosok mayat perempuan asal Medan ditemukan di semak-semak di Jalan Mahoni Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Minggu (30/8/2020).
Korban diketahui bernama Fitri Yanti (44) tewas dengan kondisi leher digorok.
Fitri Yanti diketahui sempat berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol).
Sebelum tewas dibunuh, Fitri Yanti rupanya sempat menghubungi anaknya.
TONTON JUGA:
Meski demikian, saat dihubungi kembali, anak tak kunjung mendapat jawaban dari ibu pada Sabtu (29/8).
Ponsel sang ibunda sudah tak aktif.
• Tatapan Betrand Peto Melepas Kepergian Oma Opa Pulang ke NTT, Raut Wajah Putra Ruben Onsu Disorot
"Itu malam hari sekitar jam 21.00, mama telepon bilang lagi keluar sama temannya. Tak bilang di mana," ucap Farhan.
Namun ketika Farhan balik menghubungi ibunya, ponsel Fitri sudah tak bisa dihubungi. Ia diduga telah dibunuh saat itu.
FOLLOW JUGA:
"Dua puluh menit kemudian kutelepon lagi sudah enggak aktif," ujar Farhan.
Berdasarkan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan Fitri Yanti yakni suami sirinya, Fery Pasaribu (55).
Menurut keterangan keluarga korban, Fitri yang telah memiliki anak, menikah dengan pelaku pada tahun 2015.
• Sempat Kesal Dijahili, Ayu Dewi Nangis Dapat Hadiah Ultah dari Regi Datau: Perasaanku Diobrak-abrik
Setelah menikah, mereka sempat tinggal serumah selama sekitar 5 bulan.
Namun kemudian Fitri tinggal bersama anaknya di Jalan Bromo. Semenjak saat itu, Fitri tak lagi berhubungan dengan pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/fery-pasaribu333.jpg)