Diserang OTK Saat Patroli Malam, Anggota FKDM Srengseng Sawah Beri Perlawanan Hingga Terluka
Penyerangan ini terjadi ketika korban sedang melaksanakan patroli di Jalan Lenteng Agung Timur, Srengseng Sawah, Jumat (25/9/2020) malam
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Srengseng Sawah, Achmad Dwi Nanto, sempat memberikan perlawanan saat diserang orang tak dikenal.
"Saya sempat melawan di tiga serangan terakhir," kata Achmad saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020).
Perlawanan itu lah yang membuat Achmad terkena sabetan celurit di bagian punggung.
"Terkena luka gores di punggung, ada dua jahitan," ujar dia.
Penyerangan ini terjadi ketika korban sedang melaksanakan patroli di Jalan Lenteng Agung Timur, Srengseng Sawah, Jumat (25/9/2020) malam.
"Saya sedang patroli dengan berjalan kaki. Saya curiga ada dua orang berboncengan motor berhenti di dekat Masjid Nurul Yaqin yang lokasinya agak gelap," kata Achmad saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020).
Achmad mengaku terus memantau dua orang tersebut dari jarak sekitar 12 meter.
Namun, kedua pelaku menyadari bahwa keberadaannya tengah dipantau.
• Nama Hatta Ali dan ST Burhanuddin Muncul dalam Dakwaan Jaksa Pinangki, Begini Respons Keduanya
• Jadwal Liga 1 2020 Kembali Berubah, PSS Sleman Ditantang Klub Promosi Persik Kediri di Laga Pembuka
"Ternyata mereka menghampiri saya dan langsung mengeluarkan celurit sambil berkata 'jangan melawan!"," ujar Achmad.
Korban pun berusaha kabur dengan berlari. Sedangkan kedua pelaku mengejar sambil mengayunkan celurit.
Achmad pun menderita luka bacok di bagian lengan kirinya.
"Kedalaman lukanya kurang lebih tiga sentimeter. Ada delapan jahitan di dalam dan 11 jahitan di luar. Kalau di punggung luka gores," ucap dia.
Menurut Achmad, para pelaku melarikan diri ke arah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Sementara korban yang dalam kondisi terluka bergegas menuju RS Aulia untuk mendapat perawatan.