Bukan Pelecehan, Petugas KCI Amankan Pencopet di Dalam Commuter Line
Video diduga pelecehan seksual terhadap perempuan di dalam kereta rel listrik (KRL) dibantah pihak PT Kereta CommuterLine Indonesia (KCI)
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Video diduga pelecehan seksual terhadap perempuan di dalam kereta rel listrik (KRL) dibantah pihak PT Kereta CommuterLine Indonesia (KCI).
VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan video viral tersebut merupakan seorang pencopet yang beraksi di dalam KRL.
"Seorang pelaku pencopetan di KA 1794 relasi Jatinegara-Bogor berhasil diamankan petugas keamanan Stasiun Manggarai pada Senin (28/9/2020), pukul 18.30 WIB," kata Anne, dalam keterangan resminya kepada Wartawan, Selasa (29/9/2020).
"Saat korban naik dari Stasiun Sudirman merasakan handphone miliknya diambil oleh pelaku dari dalam tas," lanjutnya.
• Jakarta PSBB Ketat, PT KCI Terus Optimalkan Protokol Kesehatan
• Mulai Besok, PT KCI Tambah 5 Perjalanan KRL Lintas Rangkas Bitung - Tanah Abang
• Libur Iduladha, PT KCI Operasikan KRL Secara Normal: Ada 966 Perjalanan
Anne menuturkan, korban pun melaporkan kejadian kepada petugas keamanan setempat.
"Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke petugas Pengawal KA (Walka) KA 1794 dan berhasil menangkap pelaku," beber Anne.
"Setibanya di Stasiun Manggarai, petugas Walka menyerahkan pelaku berikut barang bukti handphone ke petugas keamanan Stasiun Manggarai," sambungnya.
Setelah diinterogasi, kata Anne, pelaku mengakui perbuatannya dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Anne mengimbau, seluruh pengguna KRL tetap waspada saat berada di stasiun maupun di dalam KRL.
"Jika terjadi hal mencurigakan segera melapor kepara petugas keamanan kami," tutupnya.