Breaking News:

Bentrok di Depan TMP Kalibata

Tak Kantongi Izin Kemensos, Terungkap Kemudian Purnawirawan Bisa Berziarah di TMP Kalibata

Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurahman sebut aksi tabur bunga dan doa bersama yang digelar di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, tak kantongi izin.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurahman saat lakukan konpres di Makodam Jaya Jayakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tabur bunga dan doa bersama Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (P2KN) di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, tak kantongi izin Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurahman dalam konferensi pers di Makodam Jaya Jayakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).

"Kemudian surat itu ditujukan kepada Kementerian Sosial, namun oleh Kemensos tidak diizinkan dengan alasan karena Covid-19," ungkap Dudung.

Mendengar informasi tersebut, pihak Kodam Jaya beserta petugas gabungan merasa terpanggil untuk melakukan pengamanan.

Duduk Perkara Rombongan Gatot Nurmantyo dan Pendemo Bentrok di TMP Kalibata, Kapolres Nyaris Diamuk

Hendak Melerai, Kapolres Jakarta Selatan Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa di Depan TMP Kalibata

Pekan Depan, Laeli-Fajri Pelaku Mutilasi di Kalibata City Akan Jalani Tes Kejiwaan

Mengingat pelaksanaan ziarah tersebut akan mengerahkan orang banyak.

Benar saja, pada Rabu (30/9/2020), peziarah tetap mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Sekitar 150 purnawirawan mendatangi lokasi sekira pukul 15.00 WIB.

"Kemudian dari aparat keamanan mengimbau agar protokol kesehatan tetap harus dipegang teguh."

"Namun dari pihak purnawirawan dari PPKN tetap memaksa ingin melaksanakan ziarah," sambung dia.

Sebagai bentuk toleransi terhadap purnawirawan, pihaknya mengizinkan perwakilan peziarah untuk masuk meski tak mengantongi izin Kemensos RI.

"Toleransi kami kepada purnawirawan ini sudah sangat luas sekali. Sehingga kalaupun tidak ada izin dari Kementerian Sosial, tetapi para purnawirawan ini adalah sesepuh kami juga yang selama ini juga berbakti untuk bangsa ini."

"Maka kami persilakan untuk ziarah namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan diatur masing-masing 30 orang. Setelah diatur maka dipersilahkan untuk berziarah," jelas Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved