Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Satpol PP Kota Tangerang Mulai Berlakukan Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Sanksi denda bagi pelanggar PSBB di Kota Tangerang mulai diterapkan hari ini oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Satpol PP Kota Tangerang bersama TNI, Polri menjaring para pelanggar protokol kesehatan di Kota Tangerang dengan memberikan sanksi denda, Jumat (2/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sanksi denda bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang mulai diterapkan hari ini oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang.

"Iya hari ini pelaksanaan perdana sanksi denda administrasi," ujar Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli Jumat (2/10/2020).

Hari ini para petugas penegak protokol kesehatan di Kota Tangerang menggelar operasi aman bersama di Pasar Anyar Kota Tangerang untuk menegakkan sanksi denda administasi ini.

"Hari ini sudah digelar operasinya gabungan tiga pilar," ujar Ghufron.

Satpol PP Tangerang Selatan Tutup 40 Tempat Usaha Selama PSBB

Alasan Rayakan Valentine, Selusin Pasangan Diduga Mesum Digerebek Satpol PP Tangerang

Bongkar Sarang Prostitusi di Cipondoh, Anggota Satpol PP Tangerang Menyamar Jadi Pria Hidung Belang

Sebelum diterapkan, lanjut dia, petugas telah gencar melakukan sosialisasi sanksi denda administrasi bagi pelanggar PSBB ini kepada masyarakat Kota Tangerang.

Adapun sanksi denda tersebut berdasarkan Perwal No 29/2020, No 70/2020, dan No 78/2020, untuk pelanggar yang tidak mengenakan masker dan menjaga jarak didenda Rp 50 ribu.

Selain itu, kegiatan hiburan dan rekreasi yang melanggar ketentuan PSBB didenda Rp 5 juta, kegiatan rumah makan didenda Rp 300 ribu.

Untuk perhotelan didenda Rp 5 juta, kegiatan sosial dan budaya didenda Rp 5 juta.

"Kami sebelum menerapkan sanksi denda sudah melakukan pemberian peringatan. Jadi, mulai hari ini kalau ada pelanggaran-pelanggaran langsung dieksekusi," tutup Ghufron.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved