Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

ASN Tangsel Terlibat Kampanye Muhamad-Saraswati Dilaporkan ke Bawaslu, Pemkot: Harus Netral !

Kepala BKPP Tangsel, Apendi, angkat bicara terkait dilaporkannya salah satu ASN dilaporkan ke Bawaslu karena dugaan terlibat kampanye.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangerang Selatan (Tangsel), Apendi, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (5/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangerang Selatan (Tangsel), Apendi, angkat bicara terkait dilaporkannya salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Kelurahan Ciputat, dilaporkan ke Bawaslu karena dugaan terlibat kampanye.

Apendi mengatakan, pihaknya terus memberikan pembinaan terkait azas netralitas pegawai pemerintahan.

"Saya sebagai BKPP hanya membina Pegawai saya. Intinya saya sudah berikan surat edaran kepada OPD, ASN itu harus netral ada aturannya. Patuhi itulah, yang penting sekarang itu pegawai kerja kerja dan kerja," ujar Apendi di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (5/10/2020).

Baginya, sebagai abdi masyarakat, ASN harus bekerja sesuai bidangnya dan mematuhi peraturan yang terikat.

"Saya ingatkan terus pegawai saya. Makanya tugas kita sekarang itu kerja, kerja dan kerja itu saja lah," ujarnya.

Ia berharap, Bawaslu yang tengah menangani kasus netralitas ASN itu bisa menuntaskannya.

"Oh iya enggak apa-apa, biarin Bawaslu yang menangani. Nanti kan ada bagian bagiannya," ujarnya.

Jika dinyatakan melanggar netralitas, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Komisi ASN (KASN) dan berujung ke Pemkot Tangsel juga sebagai penaungnya.

"Itu kan ada prosesnya, sekarang kan ditanya Bawaslu, nanti biasanya Bawaslu mengirimkan surat ke KASN kalau terbukti melanggar. Nah dari KASN baru disampaikan ke Kami, dan nanti kami tindak lanjuti," ujarnya.

Anissa Bahar Takut Mati Kelaparan Saat PSBB di Jakarta

Naturalisasi Marc Klok Disetujui Pemerintah, Ketum PSSI Ungkap Keuntungan Bagi Timnas Indonesia

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, sekelompok pemuda yang menamakan diri Gerakan Pemuda Sadar Pilkada (GPSP), melaporkan ke Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel) hal pelibatan aparatur sipil negara (ASN) pada kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Muhamad-Saraswati.

Aji, perwakilan dari GPSP, menjelaskan, kampanye tersebut digelar tim pemenangan Muhamad-Saraswati di bilangan Rawa Lele, Jombang, Ciputat, pada Minggu (27/9/2020).

Dalam acara itu, hadir salah seorang ASN dari Kelurahan Ciputat, yang memakai atribut paslon 1 dan menunjukkan gestur angka 1.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved