Breaking News:

Demo Buruh Tolak Omnibus Law

Buruh di Kawasan Cakung Kembali Unjuk Rasa  Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja

Rencananya, para buruh ini akan melakukan orasi dan unjuk rasa di depan pabrik terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana unjuk rasa buruh di wilayah Cakung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Buruh di kawasan Cakung, Jakarta Timur kembali lakukan unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Usai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja, kalangan buruh melakukan unjuk rasa atau demonstrasi.

Sebagai bentuk kekecewaan, para buruh menyampaikan aspirasi mereka terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Satu diantara di Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur dan di sebuah pabrik yang ada di Cakung Barat, Jakarta Timur.

Pada hari ini, Rabu (7/10/2020), aksi unjuk rasa kembali berlangsung.

"Kami melakukan unjuk rasa terkait UU Cipta Kerja. Sebab ini akhir yang kita tidak inginkan. Ini benar-benar merugikan buruh. Hari ini kita menolak UU Cipta Kerja tersebut yang telah diputuskan oleh DPR," kata Wakil Ketua Serikat Pekerja Mandiri, Romi di Jakarta Timur.

Rencananya, para buruh ini akan melakukan orasi dan unjuk rasa di depan pabrik.

Pengesahan UU Cipta Kerja, Presiden KSPI : Buruh Merasa Dikhianati

13 Buruh Tangerang Reaktif Setelah Jalani Rapid Test Covid-19

UU Cipta Kerja, Calon Wakil Wali Kota Tangsel Ruhamaben : Jangan Alasan Investasi Buruh Dikorbankan

Sedangkan para buruh yang ada di Kawasan Industri Pulogadung akan melakukan konvoi kembali sembari melakukan orasi.

"Kami masih dalam mogok kerja. Kami berharap ada revisi terkait UU Cipta Kerja," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved