Breaking News:

LPSK dan KSAD Bahas Perlindungan Saksi dan Korban Kasus Pidana yang Libatkan Oknum Anggota TNI AD

Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambangi Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD) pada Senin (5/10/2020).

Penulis: Bima Putra | Editor: Elga H Putra
Istimewa/Dokumentasi Dinas Penerangan TNI AD
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambangi Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD) pada Senin (5/10/2020).

Ketua LPSK Hasto Atmajo mengatakan kedatangannya guna membahas masalah perlindungan saksi dan korban dalam kasus tindak pidana yang melibatkan oknum anggota TNI AD.

Menurutnya keamanan saksi dan korban penting agar proses hukum terhadap oknum anggota TN AD sejak tahap penyidikan di Polisi Militer hingga Pengadilan Militer berjalan adil.

"Karena kerap kali saksi maupun korban merasa terancam bila pelakunya merupakan seorang prajurit TNI," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2020).

Kepada KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa yang menerima kedatangan jajaran LPSK, Hasto mengapresiasi penanganan kasus penyerangan Polsek Ciracas pada Sabtu (16/9) lalu.

Dia mengapresiasi intruksi Andika mengenai restitusi atau ganti rugi kepada para korban penyerangan Polsek Ciracas yang dibebankan kepada oknum anggota pelaku penyerangan.

"Pada kasus lain yang melibatkan oknum prajurit TNI AD, seperti pada kasus dugaan penganiayaan di Batang, Jawa Tengah, proses hukum kepada pelaku tergolong cepat dan responsif," ujarnya.

Sementara Andika menyatakan siap membantu LPSK memastikan keamanan saksi dan korban dalam kasus tindak pidana yang melibatkan oknum anggota TNI AD.

Dia meminta Danpuspom TNI Letjen TNI Dodik Wijanarko, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arief, Dirkumad Brigjen TNI Tetty dan Brigjen TNI Yufti yang ikut dalam pertemuan bekerja sama dengan LPSK.

”Kami juga menitipkan pesan kepada LPSK untuk tetap bisa mengawal kasus-kasus yang melibatkan anggota kami hingga tuntas” tutur Andika.

Mahasiswa UIN Jakarta Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Depan Kampus, Bakar Suar Hingga Teaterikal

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved