Breaking News:

Mapolsek Ciracas Dirusak

Puspom Benarkan Ada Oknum TNI Bawa Airsoft Gun Saat Penyerangan Mapolsek Ciracas

Wadanpuspom TNI, Marsekal Pertama Joko Tri Kartono, membernarkan adanya oknum TNI yang membawa senjata airsoft gun.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wadanpuspom TNI, Marsekal TNI Joko Tri Kartono, saat diwawancarai awak media, di Mapuspomad, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom) TNI, Marsekal Pertama Joko Tri Kartono, membernarkan adanya oknum TNI yang membawa senjata airsoft gun.

Oknum TNI yang membawa airsoft gun itu terekam kamera CCTV saat perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.

"Pengakuan dari yang bersangkutan, setelah penyidik mendalami gambar yang ada dan yang bersangkutan mengakui," kata Joko, saat diwawancarai awak media, di Mapuspomad, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020).

Dia mengatakan, hasil sementara yang membawa airsoft gun itu masih satu orang oknum TNI.

Kata Joko, oknum tersebut diduga Prada Mar Saiful.

"Sampai saat ini masih satu, Prada Mar Saiful dan mengakui membawa airsoft gun," ujar Joko.

Bukti tersebut diketahui setelah pihaknya mendapati lima oknum prajurit TNI berada di dalam Mess Kwini Kwitang, Jakarta Pusat.

Hotel Isolasi Pasien Covid-19 Mulai Terisi, Kapasitas Tempat Tidur Tersisa 45,2 Persen

Insiden Atap Ambruk, Gedung Film Pancoran Dipasang Garis Pembatas

"Penyidikan polisi militer sejak 22 September sampai 6 Oktober 2020, mendalami pengungkapan tersangka lainnya yang belum terungkap dalam foto, video, dan handphone yang digunakan tersangka kerja sama dengan instansi lainnya," tutur Joko.

"Sebenarnya di dalam Mess Kwini Kwitang (foto diambil setelah kejadian) tersebut ada delapan orang. Tetapi yang ada di foto kelihatan ada lima," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved