Breaking News:

Banjir Kepung Jakarta

Cegah Klaster Covid-19, Posko Pengungsian Korban Banjir di Jakarta Timur Ditambah

Pemkot Jakarta Timur menambah Posko pengungsian bagi korban banjir guna mencegah kerumunan yang dikhawatirkan memicu penularan Covid-19.

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di posko pengungsian yang ada di SDN 06 Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemkot Jakarta Timur menambah Posko pengungsian bagi korban banjir guna mencegah kerumunan yang dikhawatirkan memicu penularan Covid-19.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Hendra Hidayat mengatakan sudah meminta Lurah dan Camat di wilayah rawan banjir agar penambahan posko rampung sebelum musim hujan tiba.

"Membagi yang awalnya sebelum pandemi Covid-19 mungkin satu tempat bisa menampung sampai 200-500 orang, kami split (bagi)," kata Hendra di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2020).

Namun dia tidak merinci berapa penambahan posko dan di wilayah mana Kecamatan mana permukiman warga yang paling rawan mengungsi karena banjir.

Dia hanya menuturkan Pemkot Jakarta Timur sudah mengidentifikasi wilayah yang rawan banjir sebagai antisipasi menghadapi musim hujan.

"Belajar dari pengalaman yang lalu mereka yang rawan banjir kami siapkan kembali (posko) plus tempat-tempat tambahan tadi. Gunanya supaya tidak terjadi klaster (penularan Covid-19)," ujarnya.

Selain mempersiapkan posko tambahan, Wisnu menuturkan antisipasi banjir dilakukan dengan mengeruk sejumlah waduk dan membuat sodetan.

Di antaranya pengerukan Waduk Ria-Rio, Waduk Cilangkap, dan pembuatan sodetan aliran Kali Sunter ke Waduk Pondok Ranggon dan Waduk Tiu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved