Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Alasan Main ke Kota Tua, Puluhan Pelajar Asal Bekasi Diduga Ingin Ikut Demo UU Cipta Kerja

Puluhan pelajar diamankan di Stasiun Bekasi, Jalan Penjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Polsek Bekasi Utara mengamankan pelajar di Stasiun Bekasi ketika hendak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa, Selasa, (13/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Polsek Bekasi Utara mengamankan puluhan pelajar yang hendak menuju Jakarta mengikuti demo tolak UU Cipta Kerja, Selasa, (13/10/2020).

Puluhan pelajar diamankan di Stasiun Bekasi, Jalan Penjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chalid Thyaib mengatakan, pihaknya sejak pagi melakukan kegiatan penyekatan di stasiun guna mengantisipasi pergerakan massa pendemo.

"Total ada 23 tiga hingga siang ini yang kita amankan, mereka adalah pelajar yang masih di bawah umur jadi dihimbau untuk tidak ikut aksi," kata Chalid.

Polsek Bekasi Utara mengamankan pelajar di Stasiun Bekasi ketika hendak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa, Selasa, (13/10/2020).
Polsek Bekasi Utara mengamankan pelajar di Stasiun Bekasi ketika hendak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa, Selasa, (13/10/2020). (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Chalid menambahkan, puluhan pelajar saat diamankan selalu memiliki alasan menuju Jakarta untuk sekedar jalan-jalan.

Beberapa ada yang mengaku ingin mengunjungi Kota Tua atau pergi ke Jakarta guna mengunjungi rumah saudara.

"Alasannya beragam, ada ketika kita tanya mereka jujur mau ke Istana Negara mau ikut aksi tapi kebanyakan alasan mau jalan-jalan atau ke rumah saudara," jelasnya.

Puluhan pelajar selanjutnya didata oleh pihak kepolisian, mereka kemudian dibawa ke Polsek Bekasi Utara untuk dilakukan pembinaan.

"Kita geledah juga tas dan ponselnya takut membawa benda mencurigakan atau sebagainya," paparnya.

"Kami data, kami panggil orangtua dan guru untuk lakukan pembinaan, bahwa mereka masih di bawah umur belum tahu apa tuntutannya," tegas dia.

Baca juga: 8 Anggota KAMI Ditangkap, Ada Pejabat Penting Era SBY dan Pernah Dukung Jokowi di Pilpres 2014

Baca juga: Sempat Dipadamkan Petugas, Mahasiswa Ibnu Chaldun Kembali Bakar Ban di Pulogadung

Baca juga: Reaksi Menohok Ayah Lesty Kejora Ketika Rizky Billar Akui Hubungan Renggang: Nanti Dibully Lagi

Dari puluhan pelajar yang diamankan, mayoritas berasal dari Babelan Kabupaten Bekasi.

"Mayoritas dari Kabupaten Bekasi, wilayah Babelan, karena untuk wilayah Bekasi Utara, kami sudah menghubungi sekolah-sekolah dan guru-guru untuk mengumumkan ke WA grup supaya anak-anaknya tidak ikut unjuk rasa di Jakarta," tergas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved