Demo Tolak UU Cipta Kerja

Polisi Pukul Mundur Massa di Jalan Sabang Jakarta Pusat

Polisi memukul mundur massa demonstran yang masih ada di Jalan Sabang dan Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Elga H Putra
Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Polisi saat membubarkan massa unjuk rasa di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Polisi memukul mundur massa demonstran yang masih ada di Jalan Sabang dan Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat.

Pantauan Wartawan TribunJakarta.com sekira pukul 16 35 WIB pada Selasa (13/10/2020), dua mobil pengurai massa dan sejumlah anggota polisi mulai memasuki Jalan Sabang.

Mereka berjalan perlahan menghadapi massa tanpa disertai tembakkan gas air mata.

Massa yang berkumpul di jalan tersebut pun berlari ke arah perempatan Jalan Wahid Hasyim.

Sekira pukul 16.44 WIB, polisi berhasil menguasai jalan Sabang.

Sebelumnya, kepolisian membubarkan paksa massa demonstran yang belum mau meninggalkan lokasi demo di bundaran Patung Arjuna Wijaya arah Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (13/11/2020).

Massa yang belum bubar itu tengah mengadiri unjuk rasa PA 212 yang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa itu.

Suasana massa yang lari di Jalan Sabang ke arah perempatan Jalan Wahid Hasyim pada Selasa (13/10/2020).
Suasana massa yang lari di Jalan Sabang ke arah perempatan Jalan Wahid Hasyim pada Selasa (13/10/2020). (Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Pengamatan TribunJakarta.com pukul 16.07 WIB pada Selasa (13/10/2020), massa unjuk rasa kocar kacir menuju arah Jalan Raya MH Thamrin.

Beberapa kali polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.

Meski sudah diimbau petugas untuk pulang, sebagian massa masih ada yang belum meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, massa sempat memancing petugas dengan melemparkan botol-botol plastik ke arah polisi.

Massa tidak mengacuhkan imbauan anggota yang meminta untuk pulang.

Baca juga: Diamankan Polisi Saat Menumpang Truk, Karin Mengaku Mau Pacaran di Pinggir Ragunan

Baca juga: Pemkot Bekasi Segel Kafe Usai Video Pengunjung Joget Berkerumun Viral di Media Sosial

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved