Tuding Valentino Rossi yang Rekan Setim, Maverick Vinales: Dia Biang Kesialan di MotoGP Prancis 2020

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales menuding rekan setim yakni Valentino Rossi sebagai biang kesialannya.

Editor: Suharno
YAMAHA MOTOR RACING SRL
Dari kiri: Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha), Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), merayakan keberhasilan meraih posisi podium pada balapan MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, 26 Juli 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales menuding rekan setim yakni Valentino Rossi sebagai biang kesialannya saat tampil pada MotoGP Prancis 2020.

Maverick Vinales gagal menjejakkan kakinya di podium usai meraih hasil kurang memuaskan pada sesi balapan MotoGP Prancis 2020 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (11/10/2020).

Meski start dari posisi kelima, Maverick Vinales gagal mempertahankan posisinya tersebut usai menghindari Valentino Rossi yang terjatuh saat balapan baru memasuki lap pertama.

TONTON JUGA:

Selain karena insiden tersebut, kondisi lintasan Sirkuit Le Mans yang basah karena diguyur hujan juga menjadi tantangan besar bagi Maverick Vinales dan kuda besinya, YZR-M1.

Baca juga: Penyebab Valentino Rossi Gagal Finish 3 Kali Beruntun, Ini Klasemen MotoGP 2020 Usai MotoGP Prancis

Baca juga: Andrea Dovizioso Tak Terima Anggapan MotoGP 2020 Kelas Teri Karena Absennya Marc Marquez

Baca juga: Black Maria Muncul di Antara Pertarungan Aliansi Monkey D Luffy dengan Kaido, One Piece Chapter 992

Baca juga: Robinho Mantan Bintang Real Madrid Dulu Dibayar Rp 3 Miliar per Pekan, Kini Rp 3 Juta per Bulan

Setelah menjalani balapan selama 26 putaran, rider berjuluk Top Gun itu harus puas finis di urutan ke-10.

Hasil tersebut tentu menjadi catatan tersendiri bagi Maverick Vinales yang tengah berupaya untuk merebut posisi puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2020.

Tak ayal, Maverick Vinales pun menuding insiden jatuhnya Valentino Rossi pada lap pertama MotoGP Prancis 2020 sebagai akar dari hasil kurang memuaskan yang diraihnya.

"Saya berharap nasib buruk telah selesai, karena saat melaju di tikungan-tikungan awal saya terlibat dalam kecelakaan yang dialami Valentino Rossi," kata Maverick Vinales, dilansir dari Yamaha MotoGP.

Tak ayal, pembalap asal Spanyol itu langsung berada di urutan ke-20 karena berupaya keras menghindari Valentino Rossi yang terjatuh di dalam lintasan.

"Untuk menghindari kecelakaan itu saya harus melaju lurus, dan saya berada di urutan-urutan terakhir," tutur Maverick Vinales menambahkan.

"Kemudian saya mulai banyak bertarung dengan pembalap lain, tetapi saya tidak dapat menemukan ritme yang baik," imbuhnya.

Terkait kinerja YZR-M1 dalam kondisi lintasan basah, Maverick Vinales merasa motor itu sudah cukup kompetitif walau belum mampu membawanya berada di podium pada akhir balapan.

"Tapi pada akhirnya kami cepat, saya senang motornya bekerja dengan baik saat basah, biasanya kami sedikit kesulitan," ucap Maverick Vinales menjelaskan.

"Sayang balapan tidak bisa lebih lama satu putaran, karena saya merasa bisa mengejar Fabio Quartararo yang berbeda satu per detik saja," tuturnya.

Valentino Rossi Percaya Nasib Buruk

Meski berstatus sebagai pembalap paling senior di kelas MotoGP, Valentino Rossi mengaku baru kali ini memercayai adanya nasib buruk dalam kehidupan.

Valentino Rossi gagal menambah poin saat tampil pada balapan MotoGP Prancis 2020 di Sirkuit Bugatti, Sirkuit Le Mans, Minggu (11/10/2020).

Pembalap Monster Energy Yamaha itu terpaksa menyudahi lomba lebih awal setelah mengalami crash di tikungan 3 selepas start.

Hasil ini membuat Rossi gagal finis alias did not finish (DNF) dalam tiga balapan terakhir MotoGP 2020.

Dimulai dari balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano, rapor merah pembalap Italia berusia 41 tahun itu berlanjut ke balapan MotoGP Catalunya dan MotoGP Prancis.

Kondisi memprihatinkan ini membuat Valentino Rossi merenung.

Pembalap berjulukan The Doctor itu kini juga percaya bahwa nasib buruk dalam hidup itu ada.

"Sepanjang karier, saya tak pernah memercayai jika nasib buruk itu ada, tetapi menurut saya saat ini itu terjadi. Sungguh memalukan, hal terburuk adalah terjatuh tanpa memahamai potensi Anda," kata Rossi, dikutip dari GPone.

"Saya berada dalam momen yang sulit dan tidak beruntung, meski saya cepat, saya bahkan belum berhasil mencetak satu poin saja dalam tiga balapan terakhir," ucap dia menambahkan.

Akibat membukukan hasil DNF dalam tiga balapan terakhir, posisi Valentino Rossi pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 pun turun ke urutan ke-13.

The Doctor berada di peringkat tersebut karena hanya punya 58 poin.

Rossi pun kini tertinggal 57 poin dari rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang memuncaki klasemen sementara pembalap MotoGP 2020.

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved