Demo Tolak UU Cipta Kerja
Perusuh Manfaatkan Ambulans untuk Drop Makanan hingga Batu Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja
Polisi mengungkap modus baru yang digunakan para perusuh saat demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020).
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berlangsung pada Selasa (13/10/2020) lalu kembali berujung dengan kerusuhan.
Polisi pun mendeteksi aksi kerusuhan tersebut telah direncanakan dengan matang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut, ada modus baru yang dipakai perusuh kemarin.
Pasalnya, kepolisian menemukan adanya pihak-pihak yang menjadi pengantar logistik makanan hingga batu untuk para pelajar membuat kericuhan.
Beberapa kendaraan pribadi juga telah dideteksi pihak kepolisian.
Baca juga: Sakit Hati Kerap Dihina, Tukang Parkir Ajak Pengamen Pesta Miras Lalu Tusuk Korban Saat Mabuk
Baca juga: Dicap Nakal, Anak 7 Tahun Dianiaya Orangtua Angkat, Sempat Dikembalikan ke Ibu Kandung Sebelum Tewas
Yusri menyebut pemanfaatan ambulans sebagai kendaraan pengantar logistik bagi perusuh jadi salah satu modus baru.
Tujuannya supaya mereka punya mobilitas bebas tanpa terdeteksi.
"Semua masih kita dalami. Tetapi memang dropping makanannya ada. Ada kendaraan-kendaraan yang sudah kita deteksi, nah ini modus baru lagi sekarang ini. Ada yang menggunakan kendaraan ambulans yang bebas bergerak ini. Ada juga kendaraan pribadi sudah terdeteksi semuanya," ungkap Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2020).
"Mereka menyiapkan makanan semuanya. Bahkan ada indikasi menyiapkan alat-alat batu untuk demonstrasi, pelemparan-pelemparan," tuturnya.
Pihak kepolisian kata dia masih terus mendalami temuan-temuan yang didapatkan di lapangan untuk bisa dikembangkan.
Yusri tak menutup kemungkinan hasil pendalaman terhadap pelajar yang saat ini diamankan berujung pada temuan bukti kuat dan penetapan tersangka.
"Ini kita lakukan pendalaman. Tapi yang didalami, akan kita lakukan pendalaman lagi. Seperti kemarin. Apakah mungkin akan ada yang tersangka? Mungkin saja. Tapi kita lihat sambil berjalan," kata dia.
Penampakan mobil ambulans
Kini, mobil ambulans tersebut berada di Gedung Jatanras Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Pantauan TribunJakarta.com, Rabu (14/10/2020), ambulans itu mengalami kerusakan di beberapa bagian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/demo-uu-cipta-kerja-ricuh.jpg)