Demo Tolak UU Cipta Kerja

Belum Ada Pergerakan Massa Dari Depok, Polisi Sekat Tiga Titik

Ramai diwartakan sebelumnya, aksi unjuk rasa kali ini akan didominasi oleh mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI di Istana Merdeka

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Elga H Putra
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi M Indra Waspada, saat dijumpai wartawan di Porles Metro Depok, Jumat (16/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Polres Depok, Jawa Barat kembali melakukan penyekatan massa yang akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Ramai diwartakan sebelumnya, aksi unjuk rasa kali ini akan didominasi oleh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi M Indra Waspada, mengatakan, ada tiga titik penyekatan di Kota Depok yang dilakukan pihaknya hari ini.

“Kami melakukan penyekatan di tiga titik. Di Jalan Layang UI, kemudian arah masuk Tol Cijago, dan di pertigaan Jalan raya Bogor. Itu tiga akses yang kita lakukan penyekatan disana untuk mengantisipasi jika ada pergerakan masa dari Depok menuju Jakarta,” kata Andi di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (16/10/2020).

Kendati demikian, Andi mengungkapkan belum ada pergerakan massa yang ditemui pihaknya sejak pagi tadi.

“Jadi relatif kondusif. Arus lalin masih lancar terkendali,” jelasnya.

Andi menegaskan, penyekatan yang dilakukan pihaknya bersifat imbauan, semata-mata untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Kita sifatnya hanya untuk memberikan imbauan pada teman-teman yang melaksanakan kegiatan di Jakarta. Tujuannya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

 Jokowi di Istana Bogor

Siang ini Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar unjuk rasa di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Mereka mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu untuk mencabut UU Cipta Kerja yang dianggap banyak merugikan masyarakat.

Namun, aksi mahasiswa itu dipastikan akan bertepuk sebelah tangan lantaran sang presiden sepanjang hari ini justru beraktivitas di Istana Kepresidenan, Bogor.

"Bapak di (Istana) Bogor," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved