Buronan Cai Changpan Gantung Diri
Kakanwil Kemenkumham Banten Ucapkan Terimakasih ke Kapolda Metro Jaya Sinergi Buru Napi Cai Changpan
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Andika Dwi Prasetya telah melakukan verifikasi jenazah.
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Penemuan jenazah napi kasus Narkotika Lapas Kelas 1 Tangerang, Cai Changpan yang tergantung di sebuah gudang pembakaran ban kawasan Kampung Tenjo, Kabupaten Bogor memicu beragam pertanyaan.
Pasalnya, mantan tentara China itu diketahui telah bersusah payah meloloskan diri dengan menggali lubang dari Lapas Kelas 1 Tangerang hingga bertahan hidup di Hutan Tenjo selama sebulan belakangan.
Menjawab beragam pertanyaan terkait kematian Cai Changpan yang diketahui bunuh diri itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Andika Dwi Prasetya telah melakukan verifikasi jenazah.
Pihaknya melakukan pencocokan ciri fisik jenazah dengan data Refister Sistem Databes Pemasyarakat (SDP) milik Cai Cangpan yang tersimpan di Lapas Klas I Tangerang.
Setelah dilakukan pencocokan, Andika mengungkapkan terdapat kesamaan ciri fisik, di antaranya tatto harimau pada bagian dada.
Sehingga, jenazah yang ditemukan tergantung di Tenjo, Kabupaten Bogor pada Sabtu (17/10/2020) dipastikan Andika merupakan jenazah Cai Changpan.
"Ciri-ciri fisik dari jenazah yang ditemukan tersebut telah disesuaikan dengan Refister Sistem Databes Pemasyarakat (SDP) dan ditemukan kesamaan," ujar Andika dalam keterangan tertulis pada Senin (19/10/2020).
Lebih lanjut dipaparkannya, jenazah Cai Cangpan masih berada di Rumah Sakit Pusat Polri Sukanto Kramatjati hingga Selasa (20/10/2020).
Baca juga: Kakanwil Banten Benarkan Jasad Tergantung di Jasinga Adalah Terpidana Mati Cai Changpan
Jenazah Cai Changpan masih menjalani autopsi yang selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Lapas Kelas 1 Tangerang.
"Setelah selesai otopsi, maka akan dilakukan serah terima jenazah dari pihak Lapas Kelas I Tangerang kepada pihak keluarga untuk pemakaman," katanya.
Sementara itu, terkait keberhasilan pihak Kepolisian mengungkap pelarian Cai Changpan, Andika menyampaikan apresiasi kinerja Kepolisian.
Andika berharap pelarian Cai Changpan ini menjadi pelajaran bagi jajaran Lapas dan rumah tahanan.
Baca juga: Autopsi Selesai, Keluarga Cai Changpan Belum Datangi RS Polri Kramat Jati
Sehingga dapat lebih baik lagi dalam menjalankan fungsi pengamanan dengan pengawasan dan pengendalian maksimal sesuai standar operasional.
"Atas nama Kakanwil Kemenkumham Banten menyampaikan terimakasih kepada Pak Kapolda Metro Jaya dan jajarannya, Kapolres Tangerang Kota dan jajarannya yang telah bersinergi untuk menangkap napi yang lari itu," jelasnya.
"Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang kembali. Dan kedepannya peristiwa ini tidak terulang kembali," ujarnya.
Artikel ini sudah pernah tayang di Warta Kota dengan judul Tatto Harimau di Dada Jadi Acuan Kakanwil Kemenkum HAM Pastikan Kebenaran Jenazah Cai Changpan