Breaking News:

Warga Muslim di Inggris Demo, Bentrok dengan Polisi, Tuntut Penghormatan Macron Pada Nabi Muhammad

Warga Muslim menuntut 'penghormatan kepada Nabi' atas sikap Emmanuel Macron pada kartun Charlie Hebdo.

AP/Eric Gaillard
Petugas polisi berjaga di dekat gereja Notre Dame di Nice, Perancis selatan, Kamis, 29 Oktober 2020 

TRIBUNJAKARTA.COM - Warga Muslim di Inggris melakukan demo di Kedutaan Besar Perancis pada Jumat (30/10/2020).

Warga Muslim menuntut 'penghormatan kepada Nabi' atas sikap Emmanuel Macron pada kartun Charlie Hebdo.

Para demonstran berkumpul di ibu kota sambil memegang spanduk yang bertuliskan 'Kami tidak akan mentolerir rasa tidak hormat terhadap nabi tercinta kami',

'Teroris terbesar di Bumi adalah Macron' dan 'Penghinaan bukanlah kebebasan berbicara' saat dunia Muslim memperbarui kemarahannya pada Perancis.

Macron telah menjadi titik fokus kemarahan Islam setelah membela kartun Charlie Hebdo tentang Nabi Muhammad yang digunakan sebagai pembenaran atas pembunuhan seorang guru di pinggiran kota Paris dua minggu lalu.

Setelah tiga orang dibunuh di Gereja Notre Dame, Nice kemarin dalam garis panjang serangan teror di Prancis.

Macron mengatakan bahwa Perancis tidak akan 'menyerah pada nilai-nilai kami' meskipun banyak umat muslim marah pada karikatur.

Pengunjuk rasa lain di London membawa spanduk yang menggambarkan Presiden Perancis sebagai makhluk iblis, sementara yang lain mengangkat potret Macron dengan tanda sepatu bot di wajahnya.

Seorang juru bicara Kepolisian Metropolitan membenarkan bahwa demonstrasi di luar Kedutaan Besar London kini telah bubar.

Petugas terlibat dan mendorong mereka yang memprotes untuk membubarkan, mayoritas pergi tanpa masalah. Mereka yang tidak patuh akan ditangani oleh penegakan hukum.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved