Breaking News:

Banyak Usaha Tumbuh Pesat di Masa Pandemi, Anies Baswedan Perintahkan Pengusaha Naikkan UMP 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, banyak usaha yang justru berkembang di tengah pandemi Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri rilis buku autobiografi Syarif Gerindra, di hotel kawasan Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, banyak usaha yang justru berkembang di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini yang kemudian menjadi dasar Pemprov DKI meminta para pengusaha menaikkan upah minimum tahun 2021 sebesar Rp 4,4 juta.

"Pandemi ini juga membuat beberapa sektor tumbuh lebih pesat, lebih cepat," ucapnya, Senin (2/11/2020).

Meski demikian, Anies menyadari, tidak semua sektor usaha mengalami pertumbuhan pesat di masa pandemi seperti saat ini.

Pasalnya, ada juga beberapa sektor yang justru terpuruk dengan adanya wabah virus corona.

"Dunia usaha di Jakarta menghadapi kontraksi yang signifikan apalagi dengan berkurangnya mobilitas penduduk ke Jakarta. Di mana Jakarta ini kota bisnis service," ujarnya di DPRD DKI.

Baca juga: Ngotot Tolak UU Cipta Kerja, Buruh: Perjuangan Ini Untuk Anak Kita

Baca juga: Buruh Batal Ajukan Gugatan ke MK Terkait UU Cipta Kerja, Ini Alasannya

Untuk itu, kebijakan menaikan UMP 2021 yang dibuat Pemprov DKI bersifat asimetris dengan memberi pengecualian kepada bidang usaha yang terdampak Covid-19.

Sebab, dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 yang dirasakan setiap bidang usaha berbeda satu dengan yang lainnya.

"Produsen masker tumbuh besar. Tetapi, jasa hotel mendadak pertumbuhannya menurun. Karena itu, dalam mengambil kebijakan UMP 2021 Pemprov DKI mengambil kebijakan seperti ini," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved