Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Disiarkan KompasTV dan MetroTV, Teknis Debat Kandidat Pilkada Tangsel Berbeda Karena Covid-19

Teknis debat Pilkada Tangsel berbeda dari sebelumnya karena pandemi Covid-19. Sejumlah pembatasan akan diterapkan.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Rapat pleno terbuka yang diadakan KPU Tangerang Selatan (Tangsel), memutuskan nomor urut pasangan calon yang akan berlaga pada Pilkada Tangsel 2020, di Swiss-belhotel, Serpong, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - KPU Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan teknis debat Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) yang akan digelar dua kali pada Minggu (22/11/2020) dan Kamis (3/11/2020) mendatang.

Komisioner KPU Tangsel, Ade Wahyu Hidayat, memaprkan, teknis debat akan berbeda dari Pilkada Tangsel sebelumnya, karena situasi Pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan debat akan digelar selama 120 menit, dengan pembagian 90 menit untuk substansi debat dan 30 menit untuk iklan layanan masyarakat tentang pemilihan umum.

Situasi saat ini mengharuskan penerapan protokol kesehatan sehingga dilakukan pembatasan jumlah orang dalam satu ruangan.

Ia menjelaskan debat akan digelar selama 120 menit, dengan pembagian 90 menit untuk substansi debat dan 30 menit untuk iklan layanan masyarakat tentang pemilihan umum.

"Perbedaannya dibanding sebelumnya dengan yang sekarang, nanti yang boleh masuk studio hanya 25 orang. Contoh yang biasanya mungkin bisa 50 orang per pasangan calon, sekarang itu hanya enam orang, termasuk paslon," papar Ade Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Ayahnya Kena Stroke, Anak Pergoki Ibunya Berhubungan Badan dengan Selingkuhan di Rumah

Enam orang yang dibolehkan memasuki area debat adalah calon wali kota, wakil wali kota dan empat orang anggota tim kampanye.

KPU Tangerang Selatan meminta para simpatisan dan pendukung paslon untuk menyaksikan acara debat dari siaran televisi dan tidak datang ke lokasi acara debat. Ini untuk memastikan tidak ada penyebaran Covid-19.

KPU Tangsel juga bekerja sama dengan dua stasiun televisi nasional untuk menyiarkan secara langsung debat terbuka Pilkada itu.

"Debat itu sudah kita agendakan di Kompas TV tanggal 22 November 2020 dan di Metro TV tanggal 3 Desember 2020," ujarnya.

Baca juga: Ayah yang Cabuli dua Putri Kandung berusia 4 dan 7 Tahun di Tangerang Terancam Dikebiri

Halaman
12
Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved