Breaking News:

Mayoritas Bukan Warga Asli Jakarta, Pengungsi Korban Kebakaran di Gambir Pilih Pulang Kampung

Korban kebakaran yang mengungsi di SMP PGRI 32 Jakarta, dekat gedung ITC Roxy Mas memilih pulang kampung.

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana korban kebakaran mengungsi di gedung SMP PGRI 32 Jakarta, Jalan Kyai Tapa, Senin (9/11/2020). Jumlah pengungsi menurun karena korban kebakaran memilih pulang kampung. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Korban kebakaran yang mengungsi di SMP PGRI 32 Jakarta, dekat gedung ITC Roxy Mas memilih pulang kampung.

Camat Gambir, Fauzi, mengatakan beberapa di antara mereka memilih pulang ke kampung halamannya.

"Jumlah pengungsi sekarang sepuluh sampai 12-an orang," kata Fauzi, saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (13/11/2020).

"Mayoritas mereka bukan warga asli Jakarta," lanjutnya.

Sebelumnya terdapat 82 pengungsi di sana.

Rumah mereka kebakaran di Jalan Tanjung Selor, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada beberapa hari lalu.

Meski begitu, belum ada kepastian apakah bangunan yang kebakar tersebut akan dibangun lagi atau tidak.

Sisa bangunan rumah pascakebakaran di Jalan Tanjung Selor, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2020).
Sisa bangunan rumah pascakebakaran di Jalan Tanjung Selor, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2020). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Sebab, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, mengatakan rumah yang terbakar tersebut tidak memiliki sertifikat.

"Rumah yang terbakar itu tidak punya sertifikat, kan legalnya harus punya itu," kata Irwandi, di tempat terpisah.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved