Breaking News:

Mayoritas Bukan Warga Asli Jakarta, Pengungsi Korban Kebakaran di Gambir Pilih Pulang Kampung

Korban kebakaran yang mengungsi di SMP PGRI 32 Jakarta, dekat gedung ITC Roxy Mas memilih pulang kampung.

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana korban kebakaran mengungsi di gedung SMP PGRI 32 Jakarta, Jalan Kyai Tapa, Senin (9/11/2020). Jumlah pengungsi menurun karena korban kebakaran memilih pulang kampung. 

Hal ini dibenarkan korban kebakaran, Ayu (30), yang menyebut dirinya tak punya sertifikat.

"Tidak ada, hanya izin ke RT-RW dan Lurah mau izin tinggal di sini," kata Ayu, saat dihubungi TribunJakarta.com, di tempat terpisah.

"Saya masih mengungsi," lanjut Ayu, yang tinggal di Jalan Tanjung Selor sekira sembilan tahun.

Mengungsi di Gedung Sekolah

Sebanyak 82 korban kebakaran di dekat Roxy Mas, Jalan Tanjung Selor, Jakarta Pusat, mengungsi di gedung sekolah.

Mereka mengungsi di gedung sekolah sejak Sabtu (7/11/2020) malam.

Satu di antara tempat pengungsian mereka yaitu gedung SMP PGRI 32 Jakarta, RT 01 RW 07, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. 

Ketua Karang Taruna RW 07, Bernanda (24), menyebut 82 pengungsi ini diberi waktu mengungsi hingga Jumat mendatang. 

"Mereka diberi waktu mengungsi sampai Jumat, 13 November 2020," kata Bernanda, saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (11/11/2020).

Namun, lanjutnya, pihak Karang Taruna dan Ketua RW setempat bakal berkomunikasi lagi guna memperpanjang waktu mengungsi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved