Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

DPRD Kota Bekasi: APBD 2021 Memastikan Penanganan Covid-19 Teranggarkan

Ketua DPRD Kota Bekasi mengatakan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah dicantumkan anggaran penanganan Covid

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Joewono Putro mengatakan, fokus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 Kota Bekasi memastikan penanganan Covid-19 teranggarkan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Joewono Putro mengatakan, fokus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 Kota Bekasi memastikan penanganan Covid-19 teranggarkan.

"Fokus dari pusat yang memang juga hasil kesepakatan kita yang pertama memastikan penanganan Covid itu teranggarkan semuanya," kata Chairoman Joewono Putro saat dikonfirmasi, Rabu (18/11/2020).

Dia menjelaskan, dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah dicantumkan anggaran penanganan Covid-19 tahun 2021 mendatang.

"Itu sudah dianggarkan dalam pembahasan KUA
-PPAS jumlahnya sebesar Rp171 miliar melalui anggaran belanja tidak terduga," jelasnya.

Fokus penganggaran ini diharapkan dapat memastikan kembali ketersediaan dana yang dimiliki Kota Bekasi untuk penanganan Covid-19.

"Hal ini untuk mengontrol dan untuk memisahkan belanja rutin dan belanja yang sifatnya itu pandemi atau darurat," terang Chairoman.

Dia menambahkan, DPRD bersama Pemkot Bekasi telah menggelar rapat paripurna tentang pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) 2021.

DPRD masih terus mendalami tiap kegiatan dalan RAPBD yang telah disusun Pemkot Bekasi untuk tahun 2021 mendatang.

Baca juga: Rapat Pembahasan UMK 2021 Kota Bekasi Berlangsung Alot, Buruh Kukuh Kenaikan Upah 13,7 Persen

Baca juga: Dapat Duit dari APBD, Ormas Diusulkan Terlibat dalam Penanganan Covid-19

Baca juga: Tuntut Kenaikan UMK, Buruh Unjuk Rasa Depan Kantor Disnaker Kota Bekasi

"New normal ini cukup banyak kegiatannya, tapi nanti kita dalami lagi, karena banyak catatan dari fraksi-fraksi terkait dengan RAPBD 2021 ini," terangnya.

Beberapa catatan diantaranya, anggaran penanganan banjir di Kota Bekasi yang menurut dia, masih perlu disiapkan tanpa menggangu anggaran lain seperti untuk penanganan Covid-19.

"Karena pascacovid agenda banjir ini menjadi tenggelam, sementara dalam kegiatan rutin seharusnya dianggarkan, karena dia dialokasikan secara memadai tanpa mengorbankan anggaran-angagran yang sifatnya penanganan covid," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved