Kerumunan Habib Rizieq, Fadli Zon: Masalah Ini Karena Melibatkan 2 Nama Penting yang Tak Disukai

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon buka suara terkait kerumunan Habib Rizieq Shihab yang menuai perhatian publik.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muhammad Zulfikar
YouTube/Najwa Shihab
Fadli Zon kritik keras pemerintah soal kerumunan Habib Rizieq Shihab. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon buka suara terkait kerumunan Habib Rizieq Shihab yang menuai perhatian publik.

Fadli Zon menjelaskan, kerumunan tersebut terjadi lantaran penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah tidak konsisten.

Hal ini dapat dilihat dengan beragamnya reaksi berbeda menteri sejak awal Pandemi Covid-19.

TONTON JUGA:

Kepada Najwa Shihab, Fadli Zon menuturkan pendapatnya tersebut dalam acara Mata Najwa dilansir TribunJakarta pada Kamis (19/11).

"Penanganan Covid-19 sudah inkosisten sejak awal, termasuk pejabatnya dan apa yang dikatakan Mahfud MD mengenai pemerintah siap tindak tegas kerumunan," ucap Fadli Zon.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Kamis 19 November 2020, Cancer Dapat Kejutan Istimewa!

Tak hanya itu, Fadli Zon menjelaskan, terdapat pula pernyataan Mahfud MD mengenai Inpres No 6 Tahun 2020 yang memberikan sebuah penekanan namun tak ada sanksi pidana dalam pelanggaran protokol kesehatan.

"Saksi itu ada kalau menimbulkan emergency. Sedangkan ini emergencynya sudah banyak, harusnya sedari awal menteri yang memberikan informasi Covid-19 dan informasi salah itu bisa dipidana karena menimbulkan emergency."

FOLLOW JUGA:

"Bahkan ketika Jakarta tarik menarik dengan Pusat mengenai karantina wilayah, saya termasuk yang mendukung lockdown di awal. Ketika ada gagasan PSBB itu tak menyebut spesifik, UU tersebut hanya sumir," beber Fadli Zon.

Fadli Zon mengklaim, Pemprov hanya sebagai pengawas di karantina wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Pengamat: Perseteruan Nikita Mirzani dan Habib Rizieq Berimbas Kapolda dan Kapolres Dicopot

"Jadi sebetulnya agak aneh kenapa Polda Metro memanggil Gubernur DKI Jakarta untuk klarifikasi. Istilah klarifikasi aja itu aneh, tak ada itu istilah klarifikasi," imbuh Fadli Zon.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi rumah Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi rumah Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (ISTIMEWA/Instagram Tengku Zulkarnain (@Tengkuzulkarnain.id))

Mengenai kerumunan Habib Rizieq Shihab, Fadli Zon berdalih jika seharusnya seluruh masalah mengenai sikap inkosisten pemerintah terhadap protokol Covid-19 yang harus dikritik.

"Kita harus kritik semua seperti Pilkada Jawa Tengah. Sebenarnya untuk masalah ini karena melibatkan dua nama penting, Habib Rizieq Shihab dan Anies Baswedan, yang gak disukai pemerintah. Kalau mereka disukai pemerintah, tak seperti ini jadinya," klaim Fadli.

"Apa buktinya?" tanya Najwa Shihab.

Baca juga: Sederet Kriteria Guru Honorer Dapat BLT Subsidi Gaji Rp 1,8 Juta, Kamu Termasuk?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved