Menteri KKP Ditangkap KPK

Minta Netizen Tak Olok Edhy Prabowo yang Ditangkap KPK Bareng Istri, Sudjiwo Tedjo Beberkan Alasan

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat bersama sang istri Iis Rosita Dewi.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Muji Lestari
Kompas.com
Sudjiwo Tedjo 

Sudjiwo Tedjo mengatakan yang pantas diolok-olok atau diejek adalah seseorang yang diduga sebagai koruptor namun belum juga ditangkap.

"Jika terpaksa harus mengolok-olok..

olok-oloklah yang patut diduga korupsi tapi belum di-OTT /tersangkakan juga.

Walau tetap kusarankan untuk tetap tak mengolok2, karena mengolok-olok cuma bikin puas dan senang..

bukan bikin HEPI. Puas dan senang justru sumber penderitaan." tulis Sudjiwo Tedjo.

Arief Poyuono: Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK Tabokan Besar Bagi Prabowo Subianto

Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat berimbas kepada posisi Prabowo Subianto, baik di kabinet atau partai Gerindra. 

Arief beralasan jika Edhy Prabowo sangat dekat dan merupakan anak buah dari Prabowo Subianto

"Ini pelajaran besar sekaligus tabokan besar bagi Prabowo sebagai bos besarnya Edhy Prabowo. Bahwa ternyata mulut yang sudah berbusa busa dengan mengatakan korupsi di Indonesia sudah stadium empat ternyata justru Edhy Prabowo yaitu anak buahnya dan asli didikan Prabowo sendiri justru menjadi menteri pertama di era Jokowi yang terkena operasi tangkap tangan," ujar Arief Poyuono, dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Arief menilai Prabowo Subianto yang sejak awal ingin Indonesia bersih dari KKN seharusnya mengingatkan dan melarang para kadernya serta keluarganya untuk memanfaatkan kekuasaan untuk berbisnis. 

"Contoh saja izin ekspor lobster banyak yang diberi izin kepada perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan kader Gerindra dan keluarga. Tapi nyatanya (Prabowo Subianto, - Red) justru mendiamkan saja dan bisu seribu bahasa," kata dia. 

Menurutnya, kasus penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK dapat membuat elektabilitas Partai Gerindra terpengaruh. 

Bukan tak mungkin, kata dia, keinginan Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia juga tamat akibat kasus ini. 

"Nah dengan ditangkapnya edhi prabowo maka tamat sudah cita-cita prabowo jadi presiden Indonesia. Serta akan berpengaruh terhadap elektabilitas partai Gerindra," kata dia. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved