Makan Malam Bersama di 2013, Roy Suryo Pernah Tumpahkan Anggur Merah di Depan Pacar Diego Maradona

Kejadian lucu terjadi saat Roy Suryo menumpahkan anggur merah ke depan pacar Maradona, yakni Rocio Geraldine Oliva di Djakarta Theater pada 29/6/2013

TRIBUN JAKARTA/DEODATUS PRADIPTO
Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, menumpahkan anggur di depan pacar Diego Maradona, saat acara dinner yang digelar di Djakarta Theater, Sabtu (29/6/2013) 

Maradona memimpin Los Cebollitas ke rekor tak terkalahkan dalam 136 pertandingan yang luar biasa.

Dia melakukan debut profesionalnya untuk tim senior sesaat sebelum ulang tahunnya yang ke-16.

Baca juga: Barcelona Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Diego Maradona

Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, meninggal dunia, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Ini Profilnya.
Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, meninggal dunia, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Ini Profilnya. (istimewa/Twiter)

Karir Profesional Maradona

Gelandang bertubuh pendek itu disebut tak kenal takut di lapangan sepakbola.

Maradona terkenal karena kemampuannya menciptakan peluang mencetak gol untuk dirinya sendiri dan klubnya.

Puncak karir Maradona datang sebagai anggota timnas Argentina yang menjuarai Piala Dunia 1986.

Dalam penampilannya, Maradona mencetak dua gol yang tak terlupakan di perempat final atas Inggris.

Secara keseluruhan, Maradona bermain di empat Piala Dunia.

Maradona mencetak 34 gol yang mengesankan dalam 91 penampilan internasional untuk Argentina.

Terlepas dari kecemerlangannya yang tidak perlu dipertanyakan di atas lapangan, Maradona yang emosional menjadi sama terkenalnya sebagai sosok yang sangat kontroversial.

Baca juga: Jadwal dan Spoiler Anime One Piece 952: Pertarungan Dua Yonko Kaido dan Big Mom di Onigashima

Maradona menjadi kecanduan kokain saat bermain di Spanyol pada 1980-an.

Akibat gaya hidupnya, Maradona menerima skorsing 15 bulan setelah dites positif menggunakan zat tersebut pada 1991.

Maradona mengalami skorsing profil tinggi lainnya tiga tahun kemudian, kali ini karena dites positif menggunakan efedrin selama Piala Dunia.

Maradona menghabiskan karir senjanya di negara asalnya.

Keterampilan fisik Maradona berkurang karena cedera yang memuncak dan hidup yang berat selama bertahun-tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved