Liga 1 2020

Kompetisi Sepak Bola Indonesia Tak Berjalan, 2 Pemain Asal Afrika Pilih Main Tarkam di Tangerang

Kompetisi sepak bola di Indonesia tidak berjalan akibat Covid-19, dua pemain asing asal Afrika pilih menjaga kebugaran dengan main tarkam di Tangerang

Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Seydou Diakite asal negara Mali (kanan) dan Andreas Kossounou dari Pantai Gading (kiri). Kompetisi sepak bola di Indonesia tidak berjalan akibat Covid-19, dua pemain asing asal Afrika pilih menjaga kebugaran dengan main tarkam di Tangerang 

"Lumayan untuk biaya hidup dan untuk dikirimkan kepada keluarga," tutur Seydou Diakite dikutip dari Warta Kota, Kamis (3/12/2020).

Lanjutnya, bermain di tarkam bisa menjaga sentuhannya agar tetap baik.

Hal itu menjadi modal penting sebelum menjalani tes di tim sepak bola Liga 1.

Baca juga: Serap Aspirasi, Benyamin Davnie Janji Ngantor di Sekretariat RT hingga Pinggir Kali Jika Terpilih

"Dengan bugar begini, kami pun siap untuk ikut tes di klub-klub Liga 1 Indonesia nantinya. Memang tarkam bukanlah kompetisi profesional, tetapi tarkam untuk menjaga kebugaran dan sentuhan bola," ujarnya.

Seperti diketahui, Seydou Diakite sejak tahun 2017 lalu sudah berada di Indonesia.

Ia sudah sering mengikuti tarkam, apalagi saat tidak ada kompetisi sepak bola atau kala tidak ada kontrak dengan klub.

Tercatat, Seydou Diakite terakhir kali memperkuat Perseru Serui.

TONTON JUGA

Sedangkan Andreas baru datang ke Indonesia tahun 2018.

Andreas Kossounou pernah memperkuat Martapura FC.

Keduanya memang sering terlihat bermain tarkam dibeberapa wilayah di Indonesia.

Penghasilan dari bermain di turnamen tarkam bisa membantu dalam bertahan hidup di Indonesia.

(*)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved