Breaking News:

Polisi Panggil Habib Rizieq

Perintah Kapolda Metro Jaya: Usut Kasus-kasus Lama, Termasuk yang Menyeret Rizieq Shihab

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menginstruksikan jajarannya melanjutkan penyidikan kasus-kasus lama yang belum tuntas.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui pada Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menginstruksikan jajarannya melanjutkan penyidikan kasus-kasus lama yang belum tuntas.

Penuntasan kasus-kasus yang sempat tertunda itu menjadi salah satu program utama Fadil di Polda Metro Jaya.

"Saya sampaikan, Kapolda yang baru Pak Irjen Pol Muhammad Fadil Imran memang salah satu programnya adalah bagaimana menuntaskan kasus-kasus lama yang ada sekarang ini," kata Kabid Humas Polda Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (3/12/2020).

Termasuk, ujar Yusri, menuntaskan kasus yang sempat menyeret nama pemimpin ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Iya (kasus yang menyeret Rizieq Shihab), semuanya," ujar dia.

Salah satu kasus Rizieq Shihab yang belum tuntas adalah dugaan penodaan agama kristen yang dilaporkan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) pada 26 Desember 2016 ke .

Ceramah Rizieq Shihab soal pecahan uang rupiah Rp 100 ribu yang disebut mirip lambang PKI, yakni palu arit, juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2017.

Baca juga: Siap Nikahi Kalina Oktarani 21 Februari 2021, Vicky Prasetyo Pilih Konsep Gladiator

Baca juga: 2 Cara Klaim Token Listrik Gratis Bulan Desember, Cek di Sini

Baca juga: Hipnotis Bermodus Pemberian Bantuan Sosial Tak Cuma Makan Satu Korban, Warga Jakarta Timur Resah

Di sisi lain, Polda Metro juga akan kembali mengusut kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

Rencananya, polisi akan memanggil Eggi untuk melengkapi berkas perkara.

"Nanti kita cek semua. Kita panggil (Eggi) untuk melengkapi. Kalau dipanggil sebagai tersangka kan untuk melengkapi (berkas)," ungkap Yusri.

Polda Metro Jaya menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar pada 7 Mei 2019.

Eggi sempat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak 14 Mei 2019. Setelahnya, ia mengajukan penangguhan penahanan yang dikabulkan polisi pada 24 Juni 2020.

"Sekarang kasusnya dilanjutkan karena skala prioritasnya menuntaskan kasus-kasus lama," kata Yusri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved